Pimpin Apel Pasca Idul Fitri, Rico Waas ajak ASN Tancap Gas
- 25 Mar 2026 14:53 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan- Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas memimpin apel perdana pasca libur Idulfitri 1447 Hijriah di halaman Kantor Wali Kota Medan, Rabu, 25 Maret 2026. Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk kembali fokus bekerja dan “tancap gas” dalam melayani masyarakat serta membangun Kota Medan ke arah yang lebih baik.
“Apel pagi hari ini memiliki makna lebih dari sekadar rutinitas. Ini adalah momentum untuk menata kembali ritme kerja, menegaskan tanggung jawab, serta menyelaraskan arah pengabdian kita kepada masyarakat,” kata Rico.
Rico Waas menyampaikan visi pembangunan Kota Medan ke depan, yakni mewujudkan Medan Berdaya yang inklusif, maju, dan berkelanjutan melalui semangat transformasi Medan Satu Data. Menurut Rico Waas, pembangunan kota harus dilakukan secara terarah, berbasis data, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Ke depan, setiap kebijakan tidak boleh hanya berdasarkan perkiraan, tetapi harus berbasis data dan riset agar tepat sasaran,” ucapnya.
Rico juga menekankan sejumlah prioritas pembangunan, di antaranya penguatan identitas kota berbasis budaya dan multikulturalisme, pemerataan pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berbasis digital.
Selain itu, Rico memberi perhatian khusus pada penataan kota, kebersihan lingkungan, serta kedisiplinan masyarakat dalam menaati aturan. Ia meminta camat, lurah, dan perangkat daerah memastikan kebersihan wilayah hingga ke tingkat lingkungan terkecil.
“Kota ini harus bersih, tertib, dan teratur. Tidak hanya di pusat kota, tetapi juga hingga ke wilayah pinggiran. Hal ini sejalan dengan program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto melalui gerakan ASTRI", ujar Rico.
Di sektor fasilitas publik, Rico mengingatkan pentingnya menjaga dan merawat aset yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Ia juga menyoroti perlunya peningkatan penerangan jalan di kawasan rawan guna mencegah kecelakaan dan tindak kejahatan. Termasuk mengaktifkan 2.001 poskamling di seluruh wilayah Kota Medan.
"Saya ingin di tahun ini seluruh poskamling di 2.001 lingkungan aktif agar siskamling dapat berjalan,"ucap Rico.
Sementara, dalam bidang sosial, Pemko Medan tahun ini menargetkan tambahan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) bagi 10.000 warga. Rico menegaskan bantuan tersebut harus tepat sasaran dan berbasis data.
Tak hanya itu, Rico juga menyoroti persoalan kesehatan, khususnya masih ditemukannya kasus gizi buruk di Kota Medan. Dirinya meminta seluruh jajaran kewilayahan aktif melakukan pendataan dan penanganan cepat terhadap kasus serupa.
“Tidak boleh ada lagi anak dengan gizi buruk di kota ini. Jika ditemukan, segera laporkan dan bawa ke fasilitas kesehatan untuk ditangani,” ujar Rico.
Di sisi lain, Rico juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelatihan keterampilan, penguatan UMKM, serta pemanfaatan platform digital agar pelaku usaha lokal dapat naik kelas.
Lebih lanjut, Rico menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Jangan ada lagi pungli, jangan ada pelayanan yang berbelit. Kita harus bekerja dengan tulus, ikhlas, dan penuh integritas,” kata Rico.
Rico juga mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan momentum Idul Fitri sebagai titik awal semangat baru dalam membangun Kota Medan.
“Libur sudah selesai, mari kita tancap gas. Selesaikan pekerjaan yang tertunda dan bersama-sama kita perbaiki Kota Medan yang kita cintai,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....