Rico Waas Pimpin Rakor Trantibum jelang Idulfitri di Medan
- 10 Mar 2026 20:25 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Menjelang perayaan Idulfitri 1447 H/2026 M, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memimpin rapat koordinasi penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum (Trantibum) di Balai Kota Medan, Selasa, 10 Maret 2026. Rapat tersebut digelar untuk memastikan kondisi keamanan dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga selama momentum Lebaran.
Dalam arahannya, Rico menyampaikan bahwa Idulfitri tinggal sekitar sepuluh hari lagi. Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah serta jajaran kewilayahan untuk meningkatkan koordinasi dan kewaspadaan dalam menghadapi berbagai potensi persoalan yang mungkin muncul menjelang hari raya.
“Ini bukan sekadar rutinitas. Ada hal-hal yang sifatnya mendesak dan perlu menjadi perhatian bersama menjelang hari besar ini,” kata Rico.
Berdasarkan laporan Dinas Perhubungan, diperkirakan sekitar 1,3 juta orang akan melakukan mobilitas keluar dan masuk Kota Medan selama periode mudik Lebaran. Tingginya pergerakan masyarakat tersebut dinilai berpotensi menimbulkan berbagai persoalan yang perlu diantisipasi sejak dini.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah rumah warga yang ditinggalkan saat mudik. Rico meminta jajaran kewilayahan melakukan pendataan rumah kosong karena berpotensi menjadi sasaran pencurian maupun pembobolan. Selain itu, risiko kebakaran juga perlu diwaspadai mengingat rumah yang ditinggalkan sering kali tidak terpantau.
“Kewilayahan harus responsif. Data rumah yang ditinggalkan mudik dan jadikan kelurahan sebagai pusat pengaduan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga meminta potensi keramaian masyarakat untuk dipantau, terutama menjelang malam takbiran dan pelaksanaan Salat Idulfitri, baik di masjid maupun lapangan terbuka. Pengurus masjid diminta melaporkan rencana kegiatan agar dapat diantisipasi dari sisi keamanan dan pengaturan lalu lintas.
“Jika ada salat Id yang dilaksanakan di lapangan, siapkan juga area parkir dan pengaturan lalu lintasnya. Pemerintah harus hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Selain itu, Rico juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan kota menjelang Lebaran. Ia meminta kecamatan dan kelurahan mengajak masyarakat membersihkan lingkungan hingga ke gang-gang serta memangkas rumput yang sudah tinggi agar kondisi kota terlihat lebih rapi.
Di sisi lain, ia juga meminta agar lampu penerangan jalan yang padam segera diperbaiki. Laporan dari masyarakat diharapkan dapat segera ditindaklanjuti sehingga tidak ada titik lampu jalan yang mati saat Idulfitri.
Dalam aspek keamanan, Rico meminta Satuan Polisi Pamong Praja menyiapkan sistem kerja bergilir agar personel tetap siaga. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat koordinasi dengan unsur Forkopimcam, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas untuk memperluas jaringan informasi di wilayah.
Jika diperlukan, pos pengamanan juga diminta disiapkan, terutama di kawasan yang dinilai rawan seperti Belawan. Menurutnya, wilayah tersebut memerlukan perhatian khusus agar tidak terjadi tawuran menjelang Lebaran.
Selain itu, Pemko Medan juga akan memperketat pengawasan terhadap penjualan dan penggunaan petasan serta aktivitas anak-anak yang berpotensi memicu perang mercon. Camat dan lurah diminta bekerja sama dengan aparat keamanan untuk melakukan pengawasan.
Di bidang kesehatan, Rico meminta Dinas Kesehatan menyiapkan rumah sakit, puskesmas, serta ambulans agar tetap siaga selama masa mudik hingga Lebaran. Nomor telepon darurat layanan kesehatan juga diminta diketahui oleh seluruh jajaran kewilayahan.
Ia juga menyoroti penataan parkir liar di sejumlah lokasi keramaian agar aktivitas masyarakat selama Lebaran tetap berjalan tertib dan nyaman. Di akhir arahannya, Rico mengingatkan seluruh aparatur kewilayahan untuk tetap tenang dan sigap dalam menghadapi berbagai persoalan di lapangan.
“Kita adalah pamong yang bertugas melindungi masyarakat. Karena itu, mari saling membantu, baik antar perangkat daerah maupun jajaran kewilayahan, agar perayaan Idulfitri di Kota Medan berlangsung aman, tertib, dan nyaman,” ujarnya.