Pemkot Tanjungbalai Perkuat Edukasi Pengelolaan Sampah
- 14 Feb 2026 10:10 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Kota Tanjungbalai saat ini menghadapi tantangan serius terkait peningkatan volume produksi sampah harian. Peningkatan jumlah limbah rumah tangga harus diimbangi dengan sistem pengelolaan yang lebih modern dan mandiri.
Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menekankan pentingnya peran masyarakat dalam memilah sampah, mulai dari lingkungan keluarga. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa adanya dukungan serta perubahan perilaku hidup bersih dari warga.
Kampanye pengurangan penggunaan plastik juga terus digalakkan, agar beban tempat pemrosesan akhir tidak semakin berat. Setiap kantor pemerintahan dan sekolah diminta menjadi contoh dalam penerapan manajemen sampah yang lebih baik.
Pemerintah Kota Tanjungbalai memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2026 dengan aksi gotong royong massal. Kegiatan dipusatkan di Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Jumat 13 Februari 2026.
Aksi dipimpin langsung Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim dan diawali Apel Kesiapan Gotong Royong (Curve) bersama Forkopimda. Gotong royong menyasar sejumlah titik strategis, seperti Water Front City, area Masjid Raya, Jalan Masjid, serta Jalan Asahan di Kelurahan Indrasakti.
Mahyaruddin mengatakan produksi sampah yang meningkat harus diimbangi perubahan perilaku masyarakat.
“Produksi sampah yang terus meningkat harus diimbangi dengan perubahan perilaku masyarakat dalam mengurangi, memilah, dan mengelola sampah sejak dari sumbernya,” katanya.
Ia berharap momentum HPSN 2026 dapat menumbuhkan kepedulian kolektif terhadap kebersihan lingkungan.
“Semoga kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa kepedulian terhadap kebersihan lingkungan hidup di Kota Tanjungbalai,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....