Revitalisasi Satuan Pendidikan Terdampak Bencana Capai 1.741 Sekolah

  • 01 Mar 2026 20:03 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Jakarta - Sebanyak 1.741 sekolah telah melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Revitalisasi Satuan Pendidikan dalam rangka pemulihan pembelajaran pascabencana di Sumatra. Jumlah anggaran yang sudah dicairkan sebesar Rp411,4 miliar dari total 1,254 triliun rupiah.

Jumlah ini mengacu pada data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) hingga 27 Februari 2026. Direktur Jendaral PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Gogot Suharwoto mengatakan percepatan pemulihan pembelajaran menjadi prioritas utama pemerintah, agar hak belajar murid tetap terpenuhi dalarem kondisi darurat.

“Setiap anak berhak kembali belajar dalam kondisi aman dan nyaman, sehingga percepatan pencairan anggaran dan penyempurnaan mekanisme penyaluran bantuan menjadi langkah konkret. Agar ruang-ruang belajar yang terdampak bencana dapat segera dipulihkan dan pembelajaran berjalan kembali,” ujar Gogot, Minggu 1 Maret 2026.

Proses pencairan anggaran sempat tertunda karena adanya adendum PKS yang menyesuaikan penambahan mebelair dalam menu revitalisasi. Penambahan PKS sebanyak 248 sekolah akan dilaksanakan minggu depan dan proses terus berlangsung untuk sekolah yang sudah melaksanakan PKS.

Kemendikdasmen juga melakukan buka blokir anggaran bantuan pemerintah (Banpem) melalui Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) sebesar Rp21, 6 miliar. Proses ini direncanakan akan selesai minggu depan, sehingga anggaran bisa segera disalurkan untuk pemenuhan kebutuhan pembelajaran di masa transisi darurat menuju pemulihan.

Hingga saat ini, dana bantuan bagi guru telah disalurkan sebesar 220 triliun miliar untuk sekitar 36 ribu guru dan 23 ribu guru lainnya masih dalam proses verifikasi.

Rekomendasi Berita