Indonesia-Uzbekistan Perkuat Kerja Sama Wisata Religi
- 09 Sep 2026 09:30 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Bukhara – Menteri Haji dan Umrah RI, Mochammad Irfan Yusuf mendorong penguatan kerja sama Indonesia dan Uzbekistan di bidang keagamaan, pendidikan, dan wisata religi. Peluang tersebut dibahas bersama Wakil Gubernur Bukhara, Botirjon Shahriyorov di Bukhara, Uzbekistan, pada Senin, 7 September 2026.
Irfan mengatakan Bukhara dan Samarkand memiliki kedekatan sejarah dengan masyarakat Indonesia. Kedua wilayah dikenal sebagai pusat peradaban dan keilmuan Islam yang melahirkan banyak ulama dengan karya yang dikenal di Indonesia.
“Bukhara dan Samarkand memiliki tempat tersendiri di masyarakat Indonesia. Banyak tokoh yang datang dari daerah ini yang dikenal di Indonesia,” ujarnya.
Irfan mengatakan kedekatan sejarah tersebut dapat dikembangkan menjadi kerja sama yang lebih konkret. Bentuknya antara lain pertukaran pengetahuan, penguatan hubungan antarlembaga keagamaan, serta pengembangan wisata berbasis sejarah dan peradaban Islam.
Wakil Gubernur Bukhara, Botirjon Shahriyorov menyambut peluang penguatan kerja sama tersebut. Ia berharap hubungan yang telah terjalin antara Uzbekistan dan Indonesia dapat terus berkembang.
“Kami sangat senang hubungan antara Indonesia dan Uzbekistan telah terjalin dengan baik. Kami berharap hubungan ini terus berlanjut dan semakin kuat,” katanya.
Selain sejarah, Bukhara memiliki tradisi keilmuan melalui madrasah yang sejak dahulu menjadi tempat belajar ulama dari berbagai wilayah. Peninggalan arsitektur berusia lebih dari seribu tahun juga dinilai menjadi potensi pengembangan wisata religi.
Irfan menilai potensi tersebut dapat dikembangkan menjadi wisata religi yang tidak hanya menawarkan perjalanan spiritual. Konsep tersebut juga dapat menjadi sarana mengenalkan sejarah, ilmu pengetahuan, dan warisan peradaban Islam kepada masyarakat kedua negara.
“Hubungan Indonesia dan Uzbekistan memiliki modal yang sangat kuat. Kita memiliki kedekatan sejarah, keagamaan, dan budaya. Ini menjadi fondasi yang baik untuk memperluas kerja sama ke depan,” ucapnya.
Pertemuan di Bukhara menjadi bagian dari upaya Kementerian Haji dan Umrah memperluas jejaring kerja sama internasional. Kolaborasi diharapkan memberikan manfaat nyata melalui pengembangan bidang keagamaan, pendidikan, dan wisata religi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....