Seleksi PPIH 2027 Terapkan Empat Tahapan Ketat
- 31 Agt 2026 20:32 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Jakarta - Sebanyak 3.220 calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dari unsur tenaga kesehatan mengikuti Computer Assisted Test (CAT), pada Senin, 31 Agustus 2026. Ujian dilaksanakan serentak di 34 titik Badan Kepegawaian Negara (BKN) di seluruh Indonesia.
CAT menjadi tahap kedua dari empat rangkaian seleksi calon PPIH 1448 H/2027 M. Seleksi dimulai dengan verifikasi administrasi dan dokumen, kemudian CAT, evaluasi hasil pemeriksaan kesehatan atau Medical Check-Up (MCU), serta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat).
Kasubdit Penyiapan, Pemetaan, dan Rekrutmen Petugas Haji, Ihsan Faisal mengatakan proses seleksi dilakukan untuk mendapatkan petugas yang siap memberikan pelayanan kepada jemaah. Rekrutmen juga harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan profesional sejak tahap awal.
“Petugas haji adalah ujung tombak pelayanan ke jemaah. Sesuai arahan pimpinan, proses rekrutmen harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan profesional sejak tahap awal,” katanya saat memantau pelaksanaan CAT di Kantor Pusat BKN Cililitan, Jakarta.
Hasil CAT dijadwalkan diumumkan pada Selasa, 1 September 2026. Peserta yang dinyatakan lolos selanjutnya menjalani proses MCU pada 3–8 September 2026.
“Hasil MCU tersebut nantinya diverifikasi dan divalidasi kembali untuk menetapkan calon peserta yang berhak mengikuti diklat,” ujarnya.
Tahap terakhir berupa Diklat PPIH akan berlangsung selama 30 hari. Pelatihan tersebut dirancang untuk mempersiapkan kondisi fisik, mental, serta kemampuan pelayanan calon petugas sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.
Setiap kelompok terbang nantinya akan didampingi empat PPIH sesuai regulasi terbaru. Formasi tersebut terdiri atas dua petugas kesehatan serta dua petugas nonkesehatan.
“Untuk petugas kesehatan di kloter ada dua orang, biasanya terdiri dari satu dokter dan satu perawat. Ditambah petugas nonkesehatan, yaitu ketua kloter dan pembimbing ibadah,” katanya.
Kemenhaj berharap rangkaian seleksi tersebut menghasilkan petugas yang profesional, amanah, tangguh, dan responsif. Kesiapan petugas dinilai penting karena mereka menjadi bagian terdepan dalam memberikan pelayanan langsung kepada jemaah selama penyelenggaraan ibadah haji.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....