Kemenhaj Perkuat Satu Data untuk Transformasi Layanan Haji
- 03 Agt 2026 11:41 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Bogor – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menggelar kegiatan Penguatan Satu Data sebagai langkah memperkuat tata kelola data yang terintegrasi, akurat, dan akuntabel. Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Haji dan Umrah, Farosa, mengatakan implementasi Satu Data bertujuan membangun ekosistem data yang mampu mendukung penyusunan kebijakan berbasis bukti, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah.
"Kementerian Haji dan Umrah harus memiliki tata kelola data yang terintegrasi, akurat, mutakhir, dan mudah dibagipakaikan. Data adalah tumpuan dasar dalam setiap proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kebijakan layanan haji dan umrah," ujarnya pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Farosa menjelaskan, Pusat Data dan Teknologi Informasi sebagai Walidata bertugas memastikan seluruh data yang dihasilkan unit kerja memenuhi standar kualitas, tervalidasi, dan dapat dipublikasikan melalui Portal Satu Data Kementerian. Sementara itu, setiap unit kerja sebagai Produsen Data bertanggung jawab menyusun data beserta metadata sesuai standar yang telah ditetapkan.
"Yang paling penting, keberhasilan Satu Data juga ditentukan oleh komitmen seluruh unit kerja untuk menghasilkan data yang berkualitas dan mengikuti standar yang sama. Karena itu, kolaborasi menjadi kunci utama," katanya.
Melalui kebijakan tersebut, Kemenhaj juga mengembangkan Portal Satu Data sebagai pusat informasi yang memuat data, metadata, kode referensi, serta jadwal rilis data secara transparan. Portal ini diharapkan mempermudah pertukaran data antarsatuan kerja maupun dengan instansi terkait secara aman, efisien, dan terstruktur.
Selain memperkuat tata kelola data, kegiatan ini juga menitikberatkan pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pembakuan standar data, pengembangan ekosistem digital, serta pemanfaatan data sebagai dasar penyusunan kebijakan dan evaluasi penyelenggaraan ibadah haji dan umrah. Farosa berharap implementasi Satu Data mampu membangun budaya kerja yang berorientasi pada kualitas data sehingga transformasi digital di lingkungan Kemenhaj berjalan optimal.
"Dengan Satu Data, kita membangun fondasi layanan haji dan umrah yang semakin modern, transparan, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan jemaah," ujarnya menutup.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....