Kemenhaj Dairi Luruskan Isu Kuota, Lansia, dan Biaya Haji
- 29 Jul 2026 12:43 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Sidikalang – Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Dairi mengajak masyarakat tidak mudah mempercayai informasi mengenai penyelenggaraan ibadah haji. Imbauan itu terutama ditujukan terhadap informasi yang belum terverifikasi terkait kuota, masa tunggu, maupun biaya penyelenggaraan haji.
Ajakan tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Dairi, Muhammad Sanif, saat berdialog bersama masyarakat. Kegiatan berlangsung dihadiri calon jemaah haji di Unit Layanan (Filial) Kabupaten Humbang Hasundutan pada Senin, 27 Juli 2026.
Dalam dialog tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai pertanyaan mengenai penyelenggaraan ibadah haji tahun mendatang. Isu yang dibahas meliputi prioritas jemaah lansia, perubahan masa tunggu keberangkatan, hingga kabar kenaikan biaya haji.
Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Dairi, Muhammad Sanif menjelaskan prioritas keberangkatan jemaah lansia telah diatur dalam regulasi pemerintah yang berlaku secara nasional. Kebijakan tersebut tidak mengurangi hak jemaah reguler yang telah memperoleh nomor porsi sesuai ketentuan.
Ia mengatakan masa tunggu keberangkatan dipengaruhi jumlah pendaftar dan kuota haji yang diberikan Pemerintah Arab Saudi. Selain itu, pembagian kuota nasional juga dilakukan berdasarkan prinsip pemerataan dan keadilan bagi seluruh daerah.
"Pemerintah terus melakukan berbagai upaya agar pelayanan semakin baik, termasuk memperjuangkan peningkatan kuota haji Indonesia melalui diplomasi dengan Pemerintah Arab Saudi," ujarnya.
Terkait isu kenaikan biaya haji, Sanif meminta masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang beredar tanpa sumber resmi. Menurutnya, besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji setiap tahun ditetapkan melalui mekanisme pemerintah bersama berbagai pemangku kepentingan.
Ia menambahkan biaya yang dibayarkan jemaah bukan merupakan keseluruhan biaya penyelenggaraan ibadah haji setiap tahunnya. Sebagian besar biaya tersebut masih didukung melalui nilai manfaat dana haji yang dikelola pemerintah.
Melalui sosialisasi ini, Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Dairi berharap masyarakat memperoleh informasi yang benar mengenai kebijakan haji. Pemahaman yang baik diharapkan mampu mencegah penyebaran informasi keliru sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan haji.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....