Kemenhaj Ingin Asrama Haji Jadi Pusat Aktivitas Ekonomi Daerah
- 24 Jul 2026 08:20 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Bandung – Kementerian Haji dan Umrah mendorong optimalisasi fungsi Asrama Haji sebagai pusat aktivitas ekonomi daerah yang melibatkan UMKM, koperasi, dan pelaku usaha lokal. Upaya tersebut menjadi bagian dari pengembangan ekosistem ekonomi haji dan umrah yang berkelanjutan.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU), Jaenal Effendi, mengatakan Asrama Haji tidak hanya berfungsi sebagai tempat layanan keberangkatan dan kepulangan jemaah, tetapi juga dapat menjadi etalase produk unggulan daerah.
Menurutnya, pengembangan tersebut perlu didukung platform pemasaran dan kemitraan dengan penyelenggara perjalanan ibadah umrah maupun pelaku industri haji.
Selain penguatan sektor ekonomi, Jaenal juga menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi pengembangan ekosistem ekonomi haji dan umrah. Ia meminta ASN Kementerian Haji dan Umrah memiliki budaya kerja yang adaptif, kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
"ASN Kementerian Haji dan Umrah harus mampu melihat peluang, bekerja secara terukur dengan sasaran yang jelas, memperkuat kolaborasi, mengedepankan prinsip win-win solution, serta terus meningkatkan kompetensi, integritas, dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," katanya.
Jaenal menambahkan pengembangan ekosistem ekonomi haji dan umrah membutuhkan dukungan kelembagaan yang kuat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penyempurnaan regulasi agar manfaat ekonomi yang dihasilkan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Kegiatan pembinaan tersebut diikuti jajaran Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Barat, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kota Cimahi, serta ASN di lingkungan Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....