Wamenhaj: Kesehatan Jadi Fokus Evaluasi Haji

  • 20 Jun 2026 21:28 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan — Penguatan layanan kesehatan jemaah haji menjadi salah satu fokus utama evaluasi penyelenggaraan ibadah haji. Hal ini disampaikan Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, saat berkunjung ke Asrama Haji Medan, pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Dahnil mengatakan angka kematian jemaah haji Indonesia pada musim haji tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada musim haji sebelumnya jumlah jemaah haji yang wafat mendekati 500 orang, tahun ini berada pada kisaran 300 orang.

Meski demikian, pemerintah menargetkan angka tersebut dapat terus ditekan. Pemerintah akan melakukan penguatan layanan kesehatan dan peningkatan kebugaran jemaah haji sebelum keberangkatan.

“Tahun lalu angka kematian jemaah haji hampir mencapai 500 orang, sedangkan tahun ini berada pada kisaran 300 orang. Ini perkembangan yang baik, tetapi kami ingin angka tersebut terus menurun,” ujarnya.

Untuk mendukung upaya tersebut, Kementerian Haji dan Umrah tengah menyiapkan program manasik kesehatan yang akan diterapkan kepada calon jemaah haji jauh sebelum keberangkatan. Program ini bertujuan membiasakan jemaah haji menjaga kebugaran fisik melalui aktivitas olahraga dan pemantauan kesehatan secara berkala.

Dahnil menjelaskan sekitar 95 persen rangkaian ibadah haji merupakan aktivitas fisik, sehingga kondisi kesehatan menjadi faktor penting dalam menunjang kelancaran pelaksanaan ibadah. Selain itu, pemerintah juga akan memperketat proses pemeriksaan kesehatan, serta meningkatkan pelatihan bagi petugas kesehatan dan petugas haji di daerah agar mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada jemaah haji.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara, Zulkifli Sitorus, mengatakan pihaknya siap menindaklanjuti berbagai arahan tersebut. Menurutnya, peningkatan kualitas layanan kesehatan akan menjadi salah satu prioritas dalam penyelenggaraan haji di masa mendatang, demi menjaga keselamatan dan kenyamanan jemaah haji sejak sebelum berangkat hingga kembali ke Tanah Air.

"Arahan dan evaluasi yang disampaikan Bapak Wakil Menteri menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah. Insyaallah seluruh masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dalam mewujudkan pelayanan haji yang semakin baik, profesional, aman, nyaman, dan memberikan kepuasan kepada jemaah," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....