Sebanyak 359 Jemaah Haji Kloter 08 Debarkasi Medan Tiba Selamat
- 11 Jun 2026 11:14 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Rombongan Kelompok Terbang (Kloter) 08 mendarat di Bandara Internasional Kualanamu pada Rabu, 10 Juni 2026 sekitar pukul 16.25 WIB. Rombongan tersebut tiba di Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan untuk mengikuti prosesi penerimaan resmi pada pukul 19.05 WIB.
Suasana syukur dan kebahagiaan menyelimuti Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan saat 359 jemaah haji dan petugas Kloter 08 Debarkasi Medan tiba kembali di Tanah Air. Kepulangan para Duyufurrahman tersebut disambut langsung oleh jajaran pemerintah daerah, penyelenggara haji, dan keluarga yang telah menanti dengan penuh harap.
Kloter 08 Debarkasi Medan terdiri atas 353 jemaah haji dan 6 petugas kloter, dengan rincian 191 jemaah haji asal Kabupaten Serdang Bedagai, 160 jemaah haji asal Kota Medan, dan 2 jemaah haji asal Kabupaten Asahan. Secara keseluruhan, rombongan berjumlah 359 orang, terdiri dari 142 laki-laki dan 217 perempuan.
Berdasarkan data manifes PPIH Debarkasi Medan, satu jemaah haji wafat di Tanah Suci wafat pada 13 Mei 2026, yakni Kasiani Sigito Tarmidi asal Kota Medan yang dimakamkan di Makkah. Dan satu jemaah haji yang dipulangkan ke tanah air terlebih dulu di kloter 05 bernama Basro Nasution.
Sementara itu terdapat dua jemaah haji yang masuk ke dalam kelompok terbang ini sesuai ketentuan operasional penyelenggaraan ibadah haji, yaitu Lukman Nurhakim dari kloter 11 asal Kabupaten Serdang Bedagai, dan Zulkifli Lubis dari kloter 16 asal Kota Medan.
Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Kemenhaj Sumut sekaligus Ketua PPIH Debarkasi Medan, Zulkifli Sitorus menegaskan bahwa keberhasilan menunaikan ibadah haji tidak berhenti saat seseorang meninggalkan Tanah Suci, tetapi harus tercermin dalam perilaku dan kehidupan sehari-hari setelah kembali ke tengah masyarakat.
"Atas nama Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Debarkasi Medan, kami mengucapkan selamat datang kembali di Tanah Air kepada seluruh jemaah haji Kloter 08. Semoga seluruh amal ibadah yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SWT dan menjadi haji yang mabrur serta hajjah yang mabrurah," ujarnya.
Menurut Zulkifli, kemabruran haji tidak hanya diukur dari keberhasilan menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah, tetapi juga meningkatnya kualitas hubungan dengan Allah SWT serta kepedulian sosial terhadap sesama. Ia berharap pengalaman spiritual selama di Makkah dan Madinah menjadi bekal bagi jemaah haji untuk meningkatkan ibadah, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menjadi teladan di tengah masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, dilakukan pula penyematan selempang penghargaan kepada petugas Kloter 08 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, pengabdian, dan pelayanan yang diberikan kepada jemaah haji selama pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi. Penyematan dilakukan oleh Anggota DPRD Sumatera Utara, Sugiatik, kepada Ketua Kloter, Sugianto Nasir Abdullah dan Dokter Kloter Hannana Syaiful.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian edukasi kesehatan pasca-haji oleh Sri Wahyuni dari Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Medan. Dalam pemaparannya, ia mengingatkan seluruh jemaah haji agar tetap menjaga kesehatan dan menjalani masa pemantauan kesehatan selama 21 hari setelah kepulangan dari Arab Saudi.
Sri mengatakan, masa pemantauan tersebut sangat penting sebagai langkah antisipatif terhadap kemungkinan munculnya gejala penyakit menular yang dapat berkembang setelah perjalanan internasional. Ia mengatakan jemaah haji harus segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami demam, batuk, sesak napas, sakit tenggorokan, atau keluhan kesehatan lainnya.
"Kami mengimbau agar saat berobat ke puskesmas, klinik, maupun rumah sakit, jemaah haji menyampaikan bahwa mereka baru kembali dari Arab Saudi sehingga dapat dilakukan pemantauan kesehatan secara optimal," katanya.
Usai penyampaian edukasi kesehatan, panitia melanjutkan proses distribusi bagasi dan pengaturan keberangkatan jemaah haji menuju daerah masing-masing. Jemaah haji yang berasal dari Kabupaten Serdang Bedagai kembali ke daerahnya dengan menggunakan bus, sedangkan jemaah haji asal Kota Medan dijemput oleh keluarga mereka masing-masing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....