Wamenhaj Evaluasi Armuzna dan Siapkan Fase Pemulangan Jemaah Haji

  • 31 Mei 2026 13:59 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Makkah — Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyatakan sejumlah aspek pelaksanaan Armuzna tahun 2026 akan menjadi bahan evaluasi Kementerian Haji dan Umrah. Evaluasi tersebut mencakup pelayanan di tenda Arafah, Mina, hingga tata kelola mabit di Muzdalifah melalui skema murur.

Menurut Dahnil, berbagai masukan yang disampaikan jemaah haji maupun pihak terkait akan menjadi perhatian serius pemerintah. Seluruh catatan tersebut akan digunakan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji pada tahun-tahun mendatang.

“Catatan-catatan dari berbagai pihak kami terima dengan baik. Terkait pelayanan di tenda Mina, tenda Arafah, juga tata kelola mabit di Muzdalifah maupun murur, tentu menjadi bahan evaluasi bagi kami,” ujarnya di Mina pada Sabtu, 30 Mei 2026.

Atas nama Kementerian Haji dan Umrah, Dahnil juga menyampaikan permohonan maaf kepada jemaah haji Indonesia apabila selama pelaksanaan fase Armuzna masih terdapat kekurangan pelayanan. Ia menegaskan seluruh kekurangan tersebut menjadi tanggung jawab kementerian untuk diperbaiki.

“Kami atas nama Kementerian Haji dan Umrah memohon maaf. Selama puncak Armuzna tentu ada beberapa catatan, ada beberapa kesalahan, ada beberapa kekhilafan. Semua kekurangan itu menjadi tanggung jawab kami,” katanya.

Setelah fase Armuzna berakhir, penyelenggaraan ibadah haji akan memasuki tahapan pemulangan jemaah haji ke Tanah Air. Karena itu, Dahnil meminta seluruh petugas tetap memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji hingga proses kepulangan selesai.

Dahnil juga mengimbau Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) serta seluruh jemaah haji agar tetap tertib selama menunggu jadwal kepulangan. Jemaah haji diminta menjaga kesehatan dan tidak melakukan aktivitas berlebihan di luar hotel agar kondisi fisik tetap prima hingga kembali ke Indonesia.

“Kami mengimbau kepada KBIHU yang membawa jemaah haji, juga kepada seluruh jemaah haji, untuk tetap tertib. Tidak berlebihan melakukan kegiatan, agar kondisi kesehatan tetap terjaga hingga kembali ke Tanah Air,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....