Hakikat Haji dan Kurban Jadi Pendidikan Kemanusiaan
- 28 Mei 2026 19:50 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara, Zulkifli Sitorus, menyebut momentum Iduladha 1447 Hijriah menjadi pengingat penting tentang nilai pengorbanan, ketulusan, dan kemanusiaan dalam ajaran Islam. Hal itu disampaikannya saat pelaksanaan Salat Iduladha di Jalan Utama Komplek J City, pada Rabu, 27 Mei 2026.
Dalam tausiah bertema “Relasi Hakikat Haji, Kurban, dan Pendidikan Kemanusiaan”, Zulkifli menjelaskan ibadah haji bukan sekadar perjalanan ritual ke Tanah Suci, tetapi juga proses pendidikan spiritual yang membentuk kesadaran ketuhanan dan kepedulian sosial. Menurutnya, nilai-nilai haji mengajarkan persaudaraan universal, kesetaraan, kedisiplinan, serta pengabdian kepada Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari.
“Ibadah haji tidak hanya berbicara tentang ritual, tetapi juga pendidikan ruhani agar manusia memiliki kepedulian kemanusiaan dan semangat persaudaraan,” ujarnya.
Zulkifli juga menilai ibadah kurban merupakan wujud ketundukan dan keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT. Semangat kurban, katanya, tidak berhenti pada penyembelihan hewan, tetapi juga menjadi simbol pengorbanan egoisme dan kepentingan pribadi demi kemaslahatan bersama.
“Iduladha harus menjadi momentum pendidikan kemanusiaan. Melalui haji dan kurban, umat diajak membangun solidaritas sosial dan memperkuat empati kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Zulkifli menambahkan, tantangan kehidupan modern menuntut umat Islam menghadirkan nilai spiritual dalam kehidupan sosial. Menurutnya, haji dan kurban harus mampu melahirkan pribadi yang peduli terhadap sesama, menjunjung keadilan, serta aktif membangun harmoni di tengah masyarakat.
Pelaksanaan salat Iduladha di Komplek J City berlangsung khidmat dan dihadiri masyarakat sekitar, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jemaah dari berbagai kalangan. Kegiatan dilanjutkan dengan silaturahmi dan persiapan penyembelihan hewan kurban untuk masyarakat yang membutuhkan.
Ia berharap peringatan Iduladha dapat memperkuat pemahaman umat bahwa hakikat haji dan kurban bukan hanya ibadah individual, tetapi juga sarana membangun peradaban kemanusiaan yang berlandaskan keikhlasan, pengorbanan, dan kasih sayang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....