Sambut Kloter 09, Kakanwil Tekankan Disiplin dan Jaga Kesehatan Jemaah Haji
- 30 Apr 2026 22:52 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara, Zulkifli Sitorus, mengingatkan jemaah haji Kloter 09 Embarkasi Medan untuk menjaga kesehatan, disiplin, serta mematuhi seluruh aturan menjelang keberangkatan ke Tanah Suci. Pesan tersebut disampaikan saat menerima 359 jemaah haji di Aula Jabal Nur Asrama Haji Medan, Kamis 30 April 2026.
Zulkifli menekankan pentingnya kesiapan fisik dan kedisiplinan agar seluruh proses keberangkatan berjalan lancar. Ia juga mengingatkan jemaah haji untuk beristirahat cukup dan tidak menerima terlalu banyak tamu selama berada di asrama.
“Kami berharap setelah pemeriksaan kesehatan tidak ada hambatan sehingga seluruh jemaah haji dapat diberangkatkan. Jaga kesehatan, istirahat cukup, dan jangan terlalu banyak menerima tamu,” katanya.
Zulkifli juga menyampaikan rasa syukur atas kedatangan seluruh jemaah haji yang tiba dengan selamat di embarkasi. Para jemaah haji diketahui berasal dari sejumlah daerah, seperti Kabupaten Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Kota Sibolga, dan Kabupaten Simalungun.
Menurutnya, Asrama Haji Medan menjadi titik penting dalam rangkaian perjalanan ibadah haji sebelum jemaah haji diberangkatkan ke Arab Saudi. Oleh karena itu, seluruh tahapan di embarkasi harus diikuti dengan tertib.
“Kami menyambut Bapak dan Ibu dengan penuh kebahagiaan. Semoga seluruh jemaah haji diberikan kesehatan hingga keberangkatan besok,” ujarnya.
Selain itu, Zulkifli secara khusus mengingatkan jemaah haji agar tidak mengonsumsi makanan dari luar asrama. Ia menilai makanan yang tidak terkontrol berpotensi mengganggu kesehatan jemaah haji.
“Jangan menerima makanan dari luar, karena bisa berdampak pada kesehatan. Konsumsi makanan yang sudah disediakan panitia,” katanya.
Zulkifli juga menekankan pentingnya menjaga dokumen perjalanan, khususnya kartu nusuk yang menjadi syarat utama dalam pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi. Menurutnya, kartu tersebut memiliki fungsi vital selama jemaah haji berada di Tanah Suci.
“Jika paspor untuk masuk ke negara, maka kartu Nusuk untuk akses ke tempat ibadah. Jadi harus dijaga dengan baik,” ucapnya.
Kloter 09 embarkasi Medan dijadwalkan berangkat menuju Tanah Suci pada Jumat, 1 Mei 2026. Berdasarkan data manifes, kloter ini terdiri dari 359 jemaah haji dan petugas dari beberapa daerah di Sumatera Utara.
Rinciannya, 210 jemaah haji berasal dari Kabupaten Padang Lawas, 106 jemaah haji dari Padang Lawas Utara, 30 jemaah haji dari Kota Sibolga, dan tujuh jemaah haji dari Kabupaten Simalungun. Seluruh jemaah haji telah mengikuti proses pelayanan satu atap sebelum keberangkatan.
Pelayanan tersebut meliputi pemeriksaan administrasi, pembagian kartu nusuk melalui ketua regu, serta pemeriksaan kesehatan akhir. Seluruh tahapan berlangsung tertib dengan pengawasan petugas embarkasi.
Berdasarkan data, jemaah haji termuda Kloter 09 bernama Abdul Halim Siregar berusia 24 tahun asal Padang Lawas. Sementara jemaah haji tertua adalah Roin Siregar berusia 86 tahun asal Padang Lawas Utara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....