Kakanwil Lepas 360 Jemaah Haji Kloter 07, Ingatkan Jaga Nama Indonesia di Tanah Suci
- 30 Apr 2026 20:29 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan — Suasana haru dan khidmat menyelimuti Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Embarkasi Medan saat 360 jemaah haji Kloter 07 dilepas. Prosesi berlangsung pada Rabu, 29 April 2026 dini hari dengan penuh doa serta harapan untuk kelancaran ibadah di Tanah Suci.
Pelepasan dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara, Zulkifli Sitorus. Usai seremoni, jemaah haji diberangkatkan menuju Bandara Internasional Kualanamu sekitar pukul 04.05 WIB untuk melanjutkan perjalanan ke Madinah.
Dalam arahannya, Zulkifli menegaskan bahwa seluruh jemaah haji kini tidak lagi membawa identitas daerah masing-masing. Ia menekankan seluruh jemaah haji telah menjadi representasi bangsa Indonesia yang harus menjaga nama baik di Tanah Suci.
“Begitu berada di Tanah Suci, Bapak dan Ibu bukan lagi jemaah haji daerah, melainkan jemaah haji Indonesia. Jaga nama baik bangsa, saling membantu, serta saling peduli demi menjaga kekompakan selama menjalankan ibadah haji,” ujarnya.
Zulkifli juga menyampaikan rasa syukur karena seluruh jemaah haji Kloter 07 dapat diberangkatkan secara lengkap tanpa penundaan. Kondisi tersebut menurutnya menjadi anugerah yang patut disyukuri oleh seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji.
“Alhamdulillah seluruh jemaah haji Kloter 07 dapat berangkat lengkap, semoga nanti juga kembali ke Tanah Air dalam jumlah yang sama. Kita berharap seluruh jemaah haji selalu dalam keadaan sehat dan mampu menjalankan ibadah dengan sempurna,” ujarnya.
Selain itu, Zulkifli mengingatkan jemaah haji untuk menjaga disiplin dan kekompakan selama mengikuti seluruh rangkaian perjalanan hingga tiba di hotel. Ia meminta jemaah haji tetap bersama rombongan sejak turun pesawat, pemeriksaan bandara, hingga proses penempatan di penginapan.
Zulkifli juga menekankan pentingnya menjaga barang bawaan dan dokumen penting seperti paspor, kartu nusuk, serta uang riyal. Ia mengingatkan agar jemaah haji tidak ceroboh dan selalu memastikan barang berharga tersimpan dengan aman selama berada di Arab Saudi.
Zulkifli turut mengingatkan agar jemaah haji mematuhi seluruh aturan yang berlaku di Arab Saudi selama menjalankan ibadah haji. Beberapa lokasi tertentu tidak diperbolehkan untuk mengambil foto atau video karena dapat berujung sanksi serius hingga deportasi.
Mengakhiri arahannya, Zulkifli mendoakan seluruh jemaah haji diberikan kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam menjalankan ibadah haji. Ia berharap seluruh jemaah haji dapat kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur dan membawa keberkahan.
Kloter 07 Embarkasi Medan terdiri dari 360 jemaah haji dan petugas dengan rincian berasal dari beberapa daerah di Sumatera Utara. Sebanyak 236 jemaah haji berasal dari Kabupaten Asahan, 116 dari Kota Medan, serta sisanya dari Deli Serdang dan Labuhanbatu.
Jemaah haji didampingi petugas kloter yang terdiri dari pimpinan kloter, pembimbing ibadah, tenaga kesehatan, serta petugas daerah. Mereka bertugas memastikan seluruh kebutuhan jemaah haji terpenuhi mulai dari keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
Data juga mencatat jemaah haji termuda bernama Dary Nur Luthfiyah berusia 19 tahun asal Kabupaten Asahan. Sementara jemaah haji tertua adalah Paino Wongso Rejo berusia 85 tahun yang juga berasal dari Kabupaten Asahan.
Selama di Madinah, jemaah haji akan menempati Hotel Sofitel Shahd Al Madinah sektor 1 dengan fasilitas yang telah disiapkan. Sedangkan selama di Makkah, jemaah haji dijadwalkan menginap di Hussein Biarey Hotel sektor 6 sesuai pembagian layanan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....