Jemaah Haji Kloter 4 Embarkasi Medan Dilepas ke Tanah Suci

  • 26 Apr 2026 09:08 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Kementerian Haji dan Umrah provinsi Sumatera Utara (Sumut) melepas keberangkatan 360 jemaah haji kloter 4 Embarkasi Medan, di Gedung Madinatul Hujjaj, Asrama Haji Medan, Sabtu 24 April 2026. Kloter 4 embarkasi Medan merupakan gabungan jemaah dari sembilan kabupaten/kota.

Jemaah haji yang berangkat, yakni 187 jemaah asal Batubara, 81 jemaah dari Tebing Tinggi, 45 jemaah Langkat, dan 17 jemaah Dairi. Selanjutnya, 13 jemaah Karo, 5 jemaah Gunungsitoli, 4 jemaah Serdang Bedagai, serta masing-masing satu jemaah dari Medan dan Binjai.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara, Zulkifli Sitorus menekankan pentingnya persatuan antarjemaah yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Sumut.

"Setelah masuk pesawat ini, Bapak dan Ibu adalah kloter 4 Sumatera Utara, jemaah haji Indonesia. Jangan ada lagi yang membeda-bedakan, semuanya sama, satu kloter membawa jemaah Sumatera Utara,” ucap Zulkifli.

Ia menambahkan, setibanya di Tanah Suci, para jemaah tidak lagi membawa identitas daerah, melainkan sebagai jemaah haji Indonesia. Tak lupa, Zulkifli juga mengingatkan para jemaah haji kloter 4 untuk selalu menjaga kesehatan selama pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

“Tetap sehat, tetap semangat, tetap kuat agar kita segera sampai ke Tanah Suci dalam keadaan sehat. Begitu mendarat di Tanah Suci, Bapak dan Ibu bukan lagi jemaah haji Sumatera Utara, tapi jemaah haji Indonesia, jaga nama baik daerah, jaga nama baik bangsa kita," ujar Zulkifli.

Sementara itu, Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian yang hadir dalam acara pelepasan ini menyampaikan sejumlah bentuk dukungan pemerintah kabupaten dalam membantu pemberangkatan jemaah haji asal Batu Bara. Jemaah haji asal Batu Bara merupakan yang terbanyak dalam kloter 4 embarkasi Medan tahun ini. Salah satu dukungan yang diberikan adalah penyediaan makanan khas daerah untuk 187 jemaah haji Batu Bara.

"Kita yang memberikan makanan khas Batu Bara, yaitu rendang kepah sereh. Ini kemarin kita masak satu ton lebih," kata Baharuddin.

Selain itu, Pemkab Batu Bara juga memberikan bantuan berupa sejumlah bahan pangan seperti ikan teri, kerang, dan bumbu pecal untuk dikonsumsi para jemaah saat di Tanah Suci. Baharuddin menambahkan, pihaknya juga turut membekali jamaah dengan memberi kebutuhan tambahan lainnya berupa uang saku.

"Kami membekali para jemaah kerang, ikan teri, bumbu pecal dan juga memberikan uang saku kepada para jemaah. Ini menjadi salah satu bentuk kepedulian kami terhadap para jemaah," ucap Baharuddin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....