Avtur Naik, Pemerintah Pastikan Tidak ada Penambahan Biaya Haji

  • 07 Apr 2026 14:44 WIB
  •  Medan
RRI.CO.ID, Medan - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umrah, memastikan tidak ada penambahan biaya penyelenggaraan haji pada tahun 2026 kepada calon jemaah haji. Hal itu dipastikan setelah muncul polemik di media sosial yang berkembang di masyarakat, dampak dari kenaikan harga avtur.

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak memastikan pemerintah telah menjalin komunikasi dengan maskapai resmi operasional haji untuk tidak menambah harga penerbangan ke tanah suci.

"Nah, ini sikap yang luar biasa dari Presiden Republik Indonesia Pak Prabowo. Ketika avtur naik. Ketika maskapai-maskapai kita minta supaya biaya penerbangan jemaah itu dinaikkan, Presiden menyampaikan perintah kepada kami di Kementerian Haji, kenaikan itu tidak boleh dibebankan kepada jemaah haji," kata Dahnil Anzar, usai menghadiri Manasik Haji Akbar Bank Sumut, yang digelar di Aula Asrama Haji Medan, di Jalan AH Nasution, Selasa, 7 April 2026.

Dahnil Anzar mengungkapkan ada maskapai meminta kepada Pemerintah Indonesia untuk menambah biaya angkutan haji tahun ini, karena imbas kenaikan harga avtur.

"Saudi, Maskapai Saudi beberapa hari yang lalu juga mengirimkan surat kepada kami, menyampaikan bahwa tambahan yang mereka harus tambahkan untuk per jemaah. Itu rata-rata hampir 4.000 dolar per jemaah. Jadi ada kenaikan," ujar Dahnil Anzar.

"Pertanyaannya kemudian adalah kalau maskapai ada avtur naik dan ongkos mau terbang Bapak Ibu sekalian itu naik, jemaah dibebankan enggak atas kenaikan itu?," kata Dahnil Anzar kembali.

Sebelumnya, kenaikan harga avtur disebabkan lonjakan harga minyak mentah dunia pasca dinamika geopolitik di Timur Tengah. Atas dampak tersebut, pemerintah Indonesia segera melakukan kordinasi dengan maskapai unjuk mencari solusi kenaikan avtur. "Jadi perintah Presiden itu jelas bahwasanya kenaikan avtur, kenaikan itu tidak boleh dibebankan penambahan ongkos kepada jemaah haji seluruh Indonesia, termasuk Bapak Ibu," ucapnya.

Dahnil Anzar mengungkapkan Presiden RI, Prabowo Subianto sudah menginstruksikan antar Kementerian dan Lembaga untuk mencari solusi atas kenaikan avtur. Sehingga dampak itu, tidak membebani calon jemaah haji di Indonesia yang hendak berangkat ke tanah suci.

"Tapi oleh Presiden, kita menanggung bebannya melalui negara. Jadi Bapak Ibu sekalian, ini sikap terang dari Presiden, dukungan Presiden untuk memastikan beban yang ditanggung oleh rakyat terutama jemaah haji itu harus semakin ringan," ucap Dahnil Anzar.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....