Aktivis Pertanyakan Kedatangan Keluarga Terduga Pelaku Scam pada Malam Hari

  • 15 Mei 2026 11:03 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Tanjungbalai - Sejumlah aktivis di Kota Tanjungbalai melakukan aksi spontan di depan Polres Tanjungbalai pada Kamis malam, 14 Mei 2026, sekitar pukul 21.10 WIB. Massa yang dipimpin Rudi Bakti, mempertanyakan kedatangan keluarga para terduga pelaku penipuan online atau scam yang sebelumnya diamankan pihak kepolisian.

Dalam aksinya, Rudi Bakti menyampaikan dugaan kedatangan pihak keluarga terduga pelaku bertujuan untuk melakukan negosiasi agar para terduga pelaku dapat dibebaskan.

“Kami mendesak Polres Tanjungbalai harus bersikap profesional dalam menangani perkara ini,” ujarnya di hadapan massa aksi.

Rudi juga menuding adanya dugaan permintaan sejumlah uang kepada U yang disebut-sebut sebagai pemilik rumah yang sebelumnya digerebek oleh aparat Satreskrim Polres Tanjungbalai. Menurutnya, U diduga hanya mampu memenuhi sebagian dari permintaan tersebut.

“Kami menduga kedatangan si U malam ini untuk mengurus para terduga pelaku agar segera dilepaskan,” kata Rudi.

Menanggapi tudingan tersebut, Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai, AKP. Bram Candra, membantah seluruh tudingan yang disampaikan massa aksi.

“Itu semua tidak benar. Kedatangan para keluarga terduga pelaku yang kami amankan beberapa waktu lalu hanya untuk menjenguk anaknya,” ujarnya.

Bram Candra juga menegaskan tudingan adanya permintaan sejumlah uang oleh pihak kepolisian agar para terduga pelaku dapat dibebaskan, tidak benar. Pihaknya hingga saat ini masih melakukan pemeriksaan.

"Jika memang tidak terlibat dalam kejahatan tersebut, ya harus kami lepaskan. Karena sampai saat ini, ke-35 orang yang diamankan masih dimintai keterangan sebagai saksi,” ucapnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menunggu seluruh proses hukum yang sedang berjalan. Masyarakat diminta tidak terpancing oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....