Kurir Paket Diserang Menggunakan Sajam, Mobil Dirusak

  • 11 Apr 2026 00:53 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Tanjungbalai - Seorang pengemudi mobil pengantar paket, Ibnu Rusyidi, menjadi korban pengeroyokan dan pengancaman senjata tajam di Kota Tanjungbalai. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.41 WIB di Jalan Prof. M. Yamin, Kampung Baru, Kecamatan Tanjungbalai Utara, Kamis 9 April 2026.

Lailan Sakina, keluarga korban mengatakan peristiwa tersebut bermula saat Ibnu Rusyidi hendak memasuki sebuah gang untuk mengantarkan paket. Namun, di saat bersamaan, dari arah berlawanan muncul sebuah becak bermotor (bentor) yang hendak keluar dari gang tersebut.

“Karena kondisi jalan yang sempit dan pengemudi betor tidak memberikan ruang, Ibnu Rusyidi akhirnya memundurkan mobilnya untuk memberi jalan. Saat melintas, pengemudi betor tersebut diduga menyenggolkan setang becaknya ke arah mobil sambil melontarkan kata-kata kasar.” ujarnya.

Merasa tidak terima, Ibnu Rusyidi kemudian menanyakan maksud ucapan tersebut. Namun, pengemudi betor justru menantang. Situasi pun memanas. Ibnu Rusyidi mendekati pengemudi bentor, namun terjadi aksi saling dorong yang kemudian berujung perkelahian.

Di tengah keributan itu, seorang pemuda setempat tiba-tiba datang dan memukul Ibnu Rusyidi dari arah belakang. Merasa terdesak, pengemudi betor kemudian mengambil sebilah parang yang disimpan di bawah jok kendaraannya dan mengancam korban.

Warga yang melihat kejadian tersebut segera melerai dan mengevakuasi Ibnu Rusyidi dari lokasi. Tidak hanya itu, mobil pengantar paket milik korban juga rusak, kaca bagian depan mobil pecah.

Akibat kejadian tersebut, Ibnu Rusyidi mengalami luka pada bagian bibir. Ia juga telah melaporkan insiden tersebut ke Polsek Tanjungbalai Utara guna proses hukum lebih lanjut.

Kasi Humas Polres Tanjungbalai, IPDA. M. Ruslan, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan korban sudah melaporkan ke Polsek Tanjungbalai Utara, namun karena mobil tersebut milik salah satu perusahaan ekspedisi, maka korban kembali pada Sabtu 11 April 2026 untuk kembali melanjutkan laporan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....