KPPBC Teluk Gagalkan Penyelundupan 1984 Kulit Biawak
- 09 Feb 2026 18:17 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Tanjungbalai - Bea Cukai Teluk Nibung dan Balai Besar Karantina Satuan Pelayanan Tanjungbalai Asahan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan kulit biawak ke Malaysia yang dilakukan melalui Gudang Pelabuhan Teluk Nibung, Sumatera Utara. Pada hari Minggu, 8 Februari 2026.
Kepala Kantor Bea Cukai Teluk Nibung, Nurhasan Ashari mengatakan, Tim Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Teluk Nibung menemukan 2 fiber box diduga berisi kulit reptil jenis biawak pada hari minggu tanggal 08 Februari 2026.
“Berdasarkan informasi yang diterima, tim Penindakan Bea Cukai Teluk Nibung dan Balai Karantina Satuan Pelayanan Tanjungbalai Asahan melakukan pemeriksaan di Gudang Tempat Penimbunan Sementara dan menemukan 2 fiber box berisi 1984 lembar kulit biawak,” ucapnya.
Ia mengatakan, modus pelanggaran yang dilakukan diduga akan melakukan penyelundupan kulit satwa liar dengan dimasukkan ke dalam fiber box yang ditutup dengan pasir dan daging kerang untuk kemudian dikirim melalui Pelabuhan Teluk Nibung menuju ke Malaysia.
“Biawak sendiri termasuk hewan dalam Appendix II CITES dan juga merupakan media pembawa Hama dan Penyakit Hewan Karantina (HPHK),” ujar Nurhasan.
Saat dilakukan Penindakan, pemilik barang atau yang bertanggungjawab tidak ditemukan atau sudah tidak ada di tempat. Untuk selanjutnya, terhadap barang bukti tersebut telah dibawa ke Kantor Bea Cukai Teluk Nibung untuk didata dan dicacah kemudian diserahterimakan kepada Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Tanjungbalai Asahan untuk diproses lebih lanjut.
Kepala Kantor Bea dan Cukai Teluk Nibung, Nurhasan Ashari dalam keterangannya, menyampaikan apresiasi kepada jajarannya atas sinergi dan kewaspadaan di lapangan yang terus meningkatkan pengawasan dan bekerja sama dengan pihak terkait untuk memastikan para pelaku penyelundupan mendapatkan sanksi sesuai aturan yang berlaku.
“Apresiasi tinggi juga disampaikan kepada masyarakat yang telah memberikan informasi penyelundupan yang terjadi melalui pelabuhan Teluk Nibung,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....