Peran Orang Tua Mengawasi Anak Dari Ancaman Kekerasan
- 06 Agt 2026 11:59 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Keluarga memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya kekerasan seksual terhadap anak. Lingkungan keluarga yang aman, terbuka, dan penuh perhatian dinilai menjadi salah satu benteng pertama untuk melindungi anak dari berbagai bentuk kekerasan.
Orang tua tidak hanya dituntut memenuhi kebutuhan anak secara materi, tetapi juga membangun komunikasi yang sehat. Anak perlu diberikan pemahaman mengenai batasan tubuh, privasi, serta keberanian untuk mengatakan tidak terhadap perlakuan yang membuat mereka tidak nyaman.
Saya sangat setuju untuk perlindungan anak terhadap kekerasan seksual dimulai dari rumah ,orang tua berperan mengedukasi anak agar hati - hati ,misal bagian sensitif yang tidak boleh dipegang,orang tua dan anak harus terbuka komunikasinya", ujar Sinta warga Paya pasir melalui sambungan telepon Programa 4 RRI Medan pada acara Markobar Rabu, 05 Agustus 2026.
Komunikasi yang terbuka juga membuat anak lebih mudah bercerita ketika menghadapi persoalan. Karena itu, orang tua diharapkan tidak langsung menyalahkan atau menghakimi ketika anak menyampaikan pengalaman yang tidak menyenangkan.
Selain memberikan edukasi, keluarga juga perlu meningkatkan pengawasan terhadap lingkungan pergaulan anak, termasuk penggunaan media digital. Pendampingan yang dilakukan secara bijak dapat membantu anak mengenali situasi yang berpotensi membahayakan dirinya.
Masyarakat menilai pencegahan kekerasan seksual terhadap anak tidak dapat hanya dibebankan kepada sekolah maupun pemerintah. Keluarga harus menjadi lingkungan pertama yang memberikan rasa aman, perlindungan, dan pendidikan kepada anak.
"Peran keluarga cukup penting dan terutama peran ibu, menjaga kedekatan antara anak dan orang tua , pendidikan agama , berani speak up kalau ada sesuatu yang tidak sesuai dengan norma jangan takut untuk menyampaikan atau menginformasikan", ucap Abdullah warga Amal Luhur Medan.
Dengan komunikasi yang terbuka, perhatian yang cukup, serta edukasi sejak dini, diharapkan anak memiliki keberanian untuk melindungi dirinya dan segera mencari bantuan ketika menghadapi tindakan yang tidak pantas.
Perlindungan terhadap anak pada akhirnya merupakan tanggung jawab bersama. Namun, keluarga tetap menjadi tempat pertama bagi anak untuk belajar mengenali batasan, membangun keberanian, dan merasa aman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....