Budaya Membaca Dinilai Tetap Penting di Era Digital
- 28 Mei 2026 15:04 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Duta Bahasa Sumatera Utara 2023, Windy Niskya Rahmi Harefa, menilai budaya membaca masih memiliki peran penting bagi anak muda di tengah perkembangan era digital saat ini. Menurutnya, penggunaan telepon genggam bukanlah masalah selama tetap diimbangi dengan aktivitas literasi.
Ia mengatakan dunia nyata tetap harus menjadi perhatian generasi muda meskipun banyak aktivitas kini dilakukan melalui ponsel.
“Bahwa sebenarnya buku itu adalah gudang ilmu,” ujar Windy kepada RRI, Selasa, 26 Mei 2026.
Menurutnya, membaca buku fisik memberikan pengalaman berbeda dibanding buku digital. Windy mengatakani buku fisik lebih mudah melekat dalam ingatan karena pembaca dapat menyentuh langsung bentuk buku tersebut.
Selain itu, aroma khas buku juga dinilai memberi pengaruh terhadap daya ingat seseorang saat membaca.
“Membaca dari buku nyata dan juga buku digital itu akan sangat berbeda. Karena buku nyata itu kita menyentuh fisiknya. Dan juga wangi dari buku itu, itu berpengaruh dengan apa yang ada di kepala kita,” katanya.
Windy juga mengatakan minat baca generasi muda saat ini justru mengalami peningkatan dibanding beberapa tahun lalu.
Ia mengaku kini lebih sering melihat anak muda membawa buku dan membaca di kafe maupun taman.
“Sekarang anak-anak muda yang suka baca udah nggak sesulit itu untuk kita lihat,” ucap Windy.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....