Film Djamin Setia Selamanya Kisahkan Perjuangan Djamin Ginting
- 02 Okt 2026 10:50 WIB
- Medan
RRI. CO. ID, Medan - Wali Kota Medan Rico Waas bersama Ketua TP PKK Kota Medan Ny. Airin Rico Waas menyaksikan penayangan perdana film Jamin Setia Selamanya di Bioskop XXI Delipark Mall Podomoro Medan, Kamis (1/10/2026). Film biopik tersebut mengangkat kisah perjuangan Letnan Jenderal TNI (Purn.) Djamin Ginting, Pahlawan Nasional asal Tanah Karo, dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Rico Waas mengapresiasi Erjege Pictures yang mengangkat perjalanan hidup dan perjuangan Djamin Ginting ke layar lebar. Apresiasi tersebut terasa lebih personal karena film turut menampilkan sosok Jakob Waas, kakek Rico, yang merupakan salah satu kawan seperjuangan Djamin Ginting.
“Film ini memberikan pemahaman kepada kita tentang bagaimana perjuangan para pahlawan yang ada di negara kita, khususnya dari Sumatera Utara, termasuk Bapak Letjen Djamin Ginting,” ujar Rico Waas.
| Baca juga: Kim Minkyu Bergabung dengan BH Entertainment |
Menurut Rico, sosok Djamin Ginting memiliki keterikatan kuat dengan Kota Medan dan Sumatera Utara. Namanya diabadikan sebagai nama jalan yang menghubungkan kawasan Medan hingga wilayah Karo. Karena itu, ia menilai kisah perjuangan Djamin Ginting penting diangkat ke layar lebar agar sejarah tersebut semakin dikenal masyarakat, khususnya generasi muda.
Film berdurasi sekitar 103 menit tersebut mengambil latar perjuangan pada 1945 hingga 1948. Cerita menggambarkan tekad para pemuda di Tanah Karo dalam mempertahankan kemerdekaan, termasuk perjalanan Djamin Ginting hingga ke Pulau Jawa. Film ini tidak hanya menghadirkan adegan perjuangan dan pertempuran, tetapi juga memadukan drama, humor, serta sisi emosional kehidupan keluarga.
Dalam film tersebut, Jakob Waas digambarkan bersama Djamin Ginting mempertaruhkan nyawa dalam Pertempuran Bukit Mardinding atau Bukit Kadir. Rico mengaku tersentuh menyaksikan sosok sang kakek dihadirkan dalam film yang mengangkat sejarah perjuangan tersebut.
Rico juga mengapresiasi penggarapan film yang dinilainya tetap mempertahankan sejumlah fakta sejarah, termasuk kisah dalam buku Bukit Kadir dan perjuangan Kadir Saragih yang gugur di kawasan tersebut. Ia berharap film tersebut dapat menjadi media untuk mengenalkan sejarah sekaligus menumbuhkan semangat perjuangan kepada generasi muda.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Riahna Djamin Ginting dan Erjege Pictures yang sudah menggarap film ini dengan baik. Mudah-mudahan film ini memberikan semangat kepada anak-anak muda tentang perjuangan dalam memerdekakan Republik Indonesia dan menjadi karya yang baik untuk Indonesia,” kata Rico Waas.

Bagi Riahna Djamin Ginting, putri almarhum Djamin Ginting yang juga bertindak sebagai Executive Producer, film ini merupakan bentuk penghormatan kepada sosok ayah sekaligus hadiah bagi generasi Indonesia.
"Saya berharap generasi Z dan Milenial dapat melihat bahwa setiap perubahan besar selalu dimulai dari keberanian anak muda yang peduli, berani bersuara, dan berani mengambil tindakan. Semoga kisah Djamin Ginting mampu menginspirasi lahirnya semangat yang sama di generasi hari ini," ujar Riahna Djamin Ginting.
Sementara sutradara film, Rako Prijanto, mengaku tertarik mengangkat kisah Djamin Ginting karena ia membuktikan seorang pemuda biasa dengan keberanian dan pemikiran visioner mampu mengubah sejarah.
"Saya berharap Djamin Setia Selamanya tidak hanya menjadi tontonan sejarah. Tapi juga menginspirasi generasi muda untuk berani mengambil keputusan dan menjadi bagian dari perubahan.” kata Rako Prijanto.
Tokoh Djamin Ginting diperankan Rafi Sudirman, Likas Tarigan diperankan Claresta Taufan, sedangkan Jakob Waas diperankan Marcell Darwin. Film disutradarai Rako Prijanto dengan skenario yang ditulis Titien Wattimena dan Lynda Ulviana.
Djamin Setia Selamanya tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 1 Oktober 2026. Penayangan perdana di Medan turut dihadiri Letjen TNI (Purn.) Edy Rahmayadi, Bupati Karo Brigjen Pol. (Purn.) Antonius Ginting, Sekda Kabupaten Karo Gelora Ginting, unsur Forkopimda Kota Medan, pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan, pelaku industri perfilman, serta tokoh adat, budaya dan kepemudaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....