Teddy Swims Umumkan Album UGLY dan Rilis Single "Perfect Man"

  • 30 Sep 2026 15:01 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Penyanyi bersuara emas yang pernah masuk nominasi GRAMMY® dan meraih sertifikasi Diamond, Teddy Swims, secara resmi mengumumkan album studio keduanya yang sangat dinantikan bertajuk UGLY. Album ini dijadwalkan rilis pada 22 Januari mendatang melalui naungan label Warner Records. Ditulis selama 15 bulan terakhir sejak kelahiran putranya, proyek album ini menjadi sarana refleksi diri serta wadah pendewasaan bagi Swims, baik sebagai seorang pria maupun sebagai seorang ayah.

Sebagai pembuka dari era musik barunya, Swims meluncurkan single terbaru bertajuk "Perfect Man". Lagu ini menjadi sebuah lagu kebangsaan yang jujur dan menyentuh hati, mengisahkan tentang standar tidak realistis yang sering kali kita tetapkan untuk diri sendiri serta bagaimana kita belajar menemukan kekuatan di balik ketidaksempurnaan. Lewat aransemen musik yang berkembang pesat dari alunan piano balada orkestra hingga musik full-band yang megah, Swims mengeksplorasi tekanan saat berusaha menjadi segalanya bagi semua orang.

Pesan utama lagu "Perfect Man" menuntut pendengar untuk bisa mengampuni diri sendiri. Melalui lagu ini, Swims mengarungi dinamika emosi yang kompleks hingga sampai pada kesimpulan bahwa pasangannya sebenarnya tidak pernah menuntut kesempurnaan, melainkan hanya ingin melihatnya berusaha lebih keras. Pendewasaan makna dalam liriknya menjadikan lagu ini terasa begitu dekat, jujur, dan hangat bagi siapa pun yang mendengarkannya.

Dalam keterangan resminya, Teddy Swims membagikan makna emosional di balik penulisan lagu ini. Ia mengakui betapa besarnya beban dan tuntutan yang kerap ia timpakan pada dirinya sendiri selama bertahun-tahun.

"‘Perfect Man’ adalah lagu tentang mengampuni diri sendiri. Dalam hidup, saya selalu menuntut diri saya dengan standar yang benar-benar tidak realistis. Saya terlalu keras pada diri sendiri sebagai seorang pasangan, sebagai seorang ayah, dan dalam merespons rasa tanggung jawab karena tahu ada orang-orang yang mengandalkan dan mengagumi saya," ujar Teddy Swims.

Lebih lanjut, penyanyi bernama asli Jaten Dimsdale ini menegaskan pentingnya menerima kekurangan diri ketimbang berusaha menyembunyikannya dari orang lain. Ia berharap karya barunya ini bisa memicu percakapan yang lebih terbuka mengenai kesehatan mental dan penerimaan diri.

"Saya sungguh percaya bahwa rasa tidak aman dan keunikan kita sebenarnya adalah tanda kekuatan, bukannya kelemahan. Harapan saya melalui lagu ini, serta percakapan di sekitarnya, adalah agar orang-orang bisa menemukan kelegaan, mau merangkul kekurangan kita, dan menjalin dialog yang terbuka alih-alih berusaha menyembunyikannya. Keindahan dari mengejar kesempurnaan adalah kesadaran bahwa kita tidak akan pernah memenanginya," tambahnya.

Proses produksi "Perfect Man" melibatkan deretan kolaborator kenamaan seperti Julian Bunetta, Afterhrs, Matt Zara, Mikky Ekko, Kendrick Nicholls, Alex Izquierdo, hingga Edgar Barrera. Lagu ini juga hadir bersamaan dengan video pertunjukan langsung yang memukau. Dalam video tersebut, Swims tampil mengenakan setelan jas garis-garis yang dirancang unik dan tampak koyak - sebuah simbol visual yang makin memperkuat tema besar lagu tentang menerima ketidaksempurnaan.

Peluncuran single ini menyusul kesuksesan lagu emosional sebelumnya, "Break Up in Reverse", serta rentetan prestasi monumental yang diraih Swims sepanjang tahun lalu. Salah satu pencapaian terbesarnya adalah lagu hit "Lose Control" yang mencatatkan rekor sejarah di tangga lagu Billboard Hot 100 sebagai lagu dengan masa bertahan terlama, yakni selama 112 minggu, serta telah melampaui lebih dari 5 miliar pemutaran secara global.

Kini, Teddy Swims bersiap menyapa para penggemarnya secara langsung melalui tur global terbarunya, The UGLY Tour. Setelah memukau penonton di berbagai panggung festival besar dunia sepanjang tahun ini - termasuk Coachella, Stagecoach, BottleRock, Bonnaroo, hingga Lollapalooza Berlin - musisi berbakat ini siap melangkah menuju era musiknya yang paling besar, berani, dan paling otobiografis sejauh ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....