Petuah Cinta Jadi Lagu Andalan September Band Terbaru
- 15 Sep 2026 11:58 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Tidak semua cinta membutuhkan kata-kata untuk meyakinkan. Ada yang cukup dirasakan melalui getaran kecil di dalam hati, ketika kehadiran seseorang perlahan menjadi sesuatu yang sulit digantikan. “Petuah Cinta” melihat cinta dari sisi yang lebih sederhana, jika perasaan itu benar-benar datang dari lubuk hati, ia semestinya tidak mudah dilepaskan. Ada tanggung jawab yang ikut tumbuh bersamanya, yaitu menjaga perasaan tersebut sampai batas terakhir kehidupan.
“Buat saya, cinta sejati bukan cuma soal bagaimana mendapatkannya, tapi bagaimana kita tetap menjaganya setelah memilikinya,” kata Ipoet dalam rilis yang diterima rri.co.id, Rabu, 2 September 2026.
September Band kemudian membingkai gagasan itu lewat musik pop romantic yang tidak berlebihan. Melodi mengalir bersama pilihan sound yang terdengar akrab, sementara liriknya bergerak dengan bahasa yang langsung dan mudah dipahami.
Tidak banyak ornamen yang sengaja ditambahkan untuk memperbesar emosi. Musik justru memberi ruang agar setiap kata dapat menemukan maknanya sendiri. Pada akhirnya, “Petuah Cinta” lebih terasa seperti sebuah pengingat tentang cinta yang sudah ditemukan, daripada sekadar lagu tentang jatuh cinta.
September Band bukan nama baru dalam lanskap musik pop Indonesia. Bobby dan Ipoet sudah berjalan bersama sejak 2007, ketika September masih diperkuat formasi yang lebih lengkap. Dalam rentang empat tahun, mereka sempat merilis dua album pop dan satu album religi sebelum akhirnya aktivitas band perlahan berhenti pada 2011. Delapan tahun kemudian, keduanya kembali bertemu di titik yang sama, masih dengan keinginan untuk terus membuat musik. Keinginan itu melahirkan AETHER Band pada 2019.
"Awalnya gua pengen aktifin lagi September, cuma dari semua personel yang diajak, cuma Bobby yang masih punya visi dan misi yang sama," kata Ipoet.
AETHER kemudian menjadi ruang baru untuk melanjutkan proses kreatif yang pernah mereka bangun bersama. Sejak 2019, Bobby dan Ipoet mulai menulis, merekam, dan merilis karya dengan pendekatan yang lebih dekat dengan lanskap musik pop hari ini. Enam lagu berhasil dirangkum dalam sebuah EP yang dirilis bertahap sepanjang 2023 hingga 2025.
Di tengah perjalanan itu, keduanya merasa ada cerita yang memang layak kembali disampaikan lewat nama yang pernah mereka tinggalkan. September pun kembali hadir, membawa EP baru yang juga akan dirilis secara bertahap. "Lagu Rindu Untuk Kamu" menjadi pintu pembuka dari babak tersebut.
Di AETHER maupun September, Bobby dan Ipoet tidak berusaha mengulang apa yang pernah mereka buat belasan tahun lalu. Musik mereka bergerak mengikuti pengalaman dan waktu.
Aransemen pop yang hangat dipadukan dengan pilihan sound yang terasa akrab di telinga, sementara lirik-liriknya memilih berbicara secara langsung tanpa banyak metafora. Pengalaman Bobby menggarap musik untuk iklan, sinetron, hingga film ikut memberi perspektif baru terhadap cara mereka membangun suasana dalam setiap lagu.
"Dari pengalaman gua yang sering membuat musik untuk backsound iklan, sinetron ataupun film, itu justru jadi nilai tambah dalam membentuk warna musik AETHER," ujar Bobby.
Alih-alih menetap dalam satu formula, Bobby dan Ipoet memilih membiarkan setiap lagu menemukan karakternya sendiri. Ada benang merah yang tetap menghubungkan seluruh karya mereka, tetapi setiap rilisan memiliki warna yang berbeda sesuai cerita yang ingin disampaikan. Ruang eksplorasi itu menjadi sesuatu yang mereka syukuri selama proses berkarya. "Kita diberikan keleluasaan oleh produser untuk mengeksplor lebih jauh kemampuan dan imajinasi bermusik. Tapi semua tetap dikerjakan dengan cermat," ujar Ipoet.
Barangkali, di titik itulah September hari ini berdiri, bukan untuk mengulang masa lalu, melainkan melanjutkan perjuangan yang sempat terhenti.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....