ASBAK Band Luapkan Luka Kehilangan lewat Single Terbaru Hidup tanpa Cinta

  • 29 Jun 2026 09:39 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID,Medan – Grup musik ASBAK Band kembali menyapa penikmat musik Indonesia melalui single terbaru berjudul "Hidup Tanpa Cinta". Lagu ini menjadi representasi mendalam tentang rasa kehilangan, penyesalan, dan kehampaan yang ditinggalkan oleh seseorang yang pernah begitu berarti. Dibuka dengan lirik "Maafkan aku yang tak bisa menjagamu", lagu tersebut langsung membawa pendengar masuk ke ruang emosional yang penuh luka dan kerinduan.

Vokalis ASBAK Band, Jovan, mengatakan bahwa "Hidup Tanpa Cinta" lahir dari pengalaman emosional yang dekat dengan banyak orang. Menurutnya, tidak semua perpisahan berakhir dengan kata selamat tinggal yang jelas, namun sering kali meninggalkan ruang kosong yang sulit dipulihkan. "Lagu ini mewakili orang-orang yang raganya masih bernapas, tapi jiwanya sebenarnya sudah mati sejak hari mereka kehilangan sosok itu," ujar Jovan dalam keterangan pers yang diterima rri Senin ,(22/06/2026 )

Berbeda dari lagu patah hati pada umumnya, ASBAK Band memilih pendekatan musikal yang lebih agresif melalui distorsi gitar yang tebal dan hentakan drum yang intens. Sentuhan tersebut membuat lagu ini tidak hanya menghadirkan kesedihan, tetapi juga ledakan emosi yang terasa kuat. "Kami ingin pendengar tidak hanya mendengar kesedihan, tapi juga ikut merasakan gejolak emosi di dalamnya," kata gitaris ASBAK Band, Capoenk.

Single "Hidup Tanpa Cinta" merupakan salah satu dari enam lagu yang tergabung dalam mini album atau EP yang telah rampung dikerjakan ASBAK Band sepanjang tahun 2026. Seluruh lagu dalam EP tersebut akan dirilis secara bertahap sebagai bagian dari strategi mereka untuk menjangkau lebih banyak pendengar di berbagai platform digital.

Sebelumnya, ASBAK Band telah lebih dahulu merilis sejumlah lagu seperti "Izinkan Aku Menjagamu", "Tertunda Bukan Akhir", dan "Sampai Kapan Kupendam" pada periode April hingga Juni 2026. Lagu-lagu tersebut dipilih karena dinilai mampu merepresentasikan arah musikal ASBAK Band yang kini terdengar lebih segar, namun tetap mempertahankan karakter khas yang telah melekat sejak awal perjalanan mereka.

Capoenk menjelaskan bahwa seluruh karya dalam EP terbaru ini menjadi simbol konsistensi dan eksistensi ASBAK Band di industri musik nasional. "Lagu-lagu yang ada di EP ini jadi simbol kalau kami masih ada, masih konsisten, dan terus berkembang tanpa kehilangan jati diri," ungkapnya. Ia menambahkan bahwa eksplorasi musikal menjadi salah satu cara untuk tetap relevan di tengah perubahan tren musik yang begitu cepat.

Saat ini ASBAK Band hadir dengan formasi terbaru yang terdiri dari Capoenk sebagai gitaris, Jovan sebagai vokalis, dan Gondray sebagai bassist. Formasi tersebut terbentuk setelah band ini menghadapi berbagai dinamika internal sejak 2022. Meski demikian, ketiganya sepakat untuk terus menjaga semangat dan identitas ASBAK Band agar tetap hidup di tengah persaingan industri musik Tanah Air.

Dibentuk pada 13 Januari 2008, ASBAK Band telah melewati berbagai pasang surut perjalanan karier. Nama mereka sempat dikenal luas melalui single "Membuatmu Cinta Padaku" yang berhasil menembus tangga lagu nasional dan menjadi Nada Sambung Pribadi (NSP) favorit pada masanya. Dengan semangat baru yang mereka usung saat ini, ASBAK Band optimistis dapat terus menghadirkan karya-karya yang tidak hanya enak didengar, tetapi juga memiliki makna bagi para penikmat musik Indonesia.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....