Daniel Seavey Rilis 'Time to Time' dan Umumkan Tur Charlie Puth
- 03 Mei 2026 06:21 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Penyanyi, penulis lagu, sekaligus produser berbakat peraih predikat multi-platinum, Daniel Seavey, resmi kembali menyapa penggemar dengan karya terbarunya. Single bertajuk “Time to Time (Annie)” telah dirilis secara global di bawah naungan Atlantic Records, lengkap dengan video musik sinematik hasil arahan sutradara Kevin Lombardo.
Lagu yang diproduseri sendiri oleh Seavey ini sebenarnya sudah tidak asing bagi para penggemar setianya. "Time to Time (Annie)" sebelumnya telah menjadi salah satu nomor favorit yang dibawakan dalam rangkaian Second Wind Tour tahun lalu, yang mencatatkan kesuksesan besar dengan konser yang habis terjual di berbagai lokasi ikonik seperti The Novo di Los Angeles dan Irving Plaza di New York.
Antusiasme terhadap karya ini semakin meningkat seiring dengan jadwal panggung Seavey yang kian padat. Pekan lalu, ia baru saja memulai perjalanannya sebagai penampil pendukung dalam tur Amerika Utara milik Charlie Puth yang bertajuk Whatever’s Clever! Tour. Ia dijadwalkan tampil di arena megah seperti Kia Forum, Los Angeles, dan Madison Square Garden, New York.
Perilisan "Time to Time (Annie)" juga menjadi momentum penting karena menandai karya perdana Seavey setelah sukses dengan album solo debutnya, Second Wind. Album tersebut sebelumnya telah melahirkan sederet lagu hits seperti “Sleeping With The Lights On,” “Gateway Drug,” “The Older You Get,” dan “Other People” yang memperkuat posisinya sebagai solois.
Secara naratif, lagu terbaru ini membawa emosi yang mendalam tentang kerumitan dalam hubungan masa lalu. Daniel Seavey mencoba menangkap fenomena manusiawi di mana seseorang sering kali terjebak dalam proses melepaskan kenangan pahit manis bersama orang yang pernah dicintai.
Melalui pernyataannya, Daniel Seavey mengungkapkan makna personal di balik lagu tersebut. Ia menjelaskan bahwa perasaan cinta tidak serta-merta hilang begitu saja meski hubungan telah berakhir.
“'Time to Time (Annie)' adalah tentang realitas saat mencoba merelakan seseorang dan melangkah maju, namun akhirnya menerima kenyataan bahwa cinta tidak selalu benar-benar meninggalkanmu. Beberapa orang akan selalu menempati bagian kecil di hatimu,” ujar Daniel Seavey.
Karier solo Seavey terus menunjukkan grafik yang sangat positif dengan total lebih dari 260 juta aliran (stream) global hingga saat ini. Album Second Wind yang diproduseri oleh Michael Pollack pun mendapat pujian luas dari berbagai media musik internasional seperti Billboard dan PAPER Magazine atas kejujuran lirik dan energi optimis yang terpancar.
Sebelum memutuskan berkarier solo, Seavey dikenal luas sebagai salah satu pendiri grup Why Don’t We pada tahun 2016. Selama enam tahun bersama grup tersebut, ia berhasil mengumpulkan lebih dari 6 miliar aliran global dan meraih berbagai sertifikasi Platinum serta Gold dari RIAA sebelum akhirnya memilih jalur independensi kreatif.
Kini, dengan keahliannya memainkan berbagai instrumen dan memproduseri karyanya sendiri, Seavey dianggap sebagai salah satu artis paling menjanjikan di industri musik pop saat ini. "Time to Time (Annie)" menjadi bukti nyata dari evolusi artistiknya yang semakin matang, berani, dan brilian dalam menyongsong era baru kariernya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....