Habis Gelap Terbitlah Senang, Album Refleksi dari Man Osman

  • 02 Mei 2026 10:24 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Musisi asal Solo, Man Osman, resmi menyapa pendengar setianya dengan merilis album terbaru bertajuk Habis Gelap Terbitlah Senang. Album yang kini sudah tersedia di berbagai platform streaming digital ini merangkum perjalanan emosional sang penyanyi dari titik terendah hingga berhasil menemukan kembali cahaya kehidupan.

Terdiri dari 10 lagu, album ini mengusung genre musik pop dengan lirik bahasa Indonesia yang mendalam. Man Osman menghadirkan karya ini sebagai refleksi personal yang juga dirasa sangat relevan dengan kondisi banyak orang saat ini, terutama bagi mereka yang sedang berjuang melewati masa-masa sulit dalam hidup.

Inspirasi besar di balik album ini berangkat dari pengalaman pahit Man Osman saat kehilangan sang ayah pada tahun 2022 lalu. Kesedihan tersebut sempat membuat dunianya terasa gelap, namun ia memilih untuk bangkit dan menuangkan proses pendewasaan tersebut ke dalam melodi dan bait-bait lagu yang menyentuh hati.

Pesan spiritual juga kental terasa dalam album ini, di mana Man Osman mengaku terinspirasi dari QS Al-Insyirah ayat 5–6. Ia ingin menyampaikan pesan optimis bahwa setiap kesulitan pasti berjalan beriringan dengan kemudahan, sebuah prinsip yang ia pegang teguh selama masa pengerjaan album yang memakan waktu hampir dua tahun tersebut.

Lagu berjudul "Jika Semua Mudah, Mungkin Ku Tak Berdoa" dipilih sebagai fokus track yang menjadi nyawa dari album ini. Lagu tersebut merepresentasikan sebuah kesadaran bahwa dalam kesulitanlah manusia seringkali menemukan makna hidup yang lebih dalam dan hubungan yang lebih intim dengan sang pencipta.

Proses produksi album yang digarap sejak awal 2024 hingga awal 2026 ini turut melibatkan tangan dingin produser Muhammad Fariz Asya'bi dan Albesya Iqbal. Tak hanya sendiri, Man Osman juga menggandeng beberapa kolaborator berbakat seperti Niken Larasati dalam lagu "Tempat Yang Kau Mau" serta Rendha Rais dalam lagu "Titik Nol".

Menandai momen spesial ini, Man Osman sukses menggelar rangkaian acara mulai dari hearing session di Lesung Pipi Coffee pada 10 April 2026, hingga konser tunggal megah di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) Surakarta pada 30 April 2026. Konser tersebut tampil memukau dengan konsep orkestra dan iringan full band.

Melalui karya terbarunya ini, Man Osman berharap musiknya dapat menjadi penguat bagi para pendengarnya. “Album ini semoga bisa jadi teman dan pengingat, bahwa kehidupan tidak selamanya mudah dan juga tidak selamanya susah. Yang kau kira hari ini gelap, ternyata hanya perlu menunggu esok untuk menemukan cahaya,” ujar Man Osman dalam pernyataan resminya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....