Lain boleh Hilang, Asal Kau Jangan

  • 14 Apr 2026 08:03 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID,Medan – Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan karya drama keluarga yang menyentuh. Rapi Films bersama Screenplay Films dan Vortera Studios resmi merilis trailer dan poster film terbaru berjudul Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan dalam konferensi pers di Plaza Senayan, Jakarta, Senin, 13 April 2026.

Film yang dijadwalkan tayang serentak mulai 13 Mei 2026 ini disutradarai oleh Kuntz Agus dan ditulis oleh Alim Sudio. Produser Sunil Samtani menyampaikan bahwa film ini mengangkat tema kehilangan memori dalam keluarga dengan pendekatan emosional yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Cerita berfokus pada Kesha yang diperankan oleh Yasmin Napper, seorang mahasiswi film tingkat akhir yang tengah berusaha meraih kemandirian. Namun, situasi keluarga memaksanya menghadapi kenyataan pahit ketika sang ibu, Yuke Yolanda yang diperankan Lulu Tobing, mengalami gangguan ingatan yang perlahan menghapus memori tentang orang-orang terdekatnya.

Konflik semakin kompleks dengan hadirnya Kenya (Sofia Shireen), anak tengah yang berprestasi, serta Karlo (Jordan Omar), si bungsu yang membutuhkan perhatian khusus. Dinamika hubungan saudara dan tekanan kondisi keluarga menjadi ujian emosional bagi Kesha dalam menentukan prioritas hidupnya.

Dalam Siaran Pers yang diterima RRI Selasa, 14 April 2026, Yasmin Napper mengungkapkan makna mendalam dari peran yang ia jalani. “Setiap orang yang mulai memiliki dunianya sendiri pasti akan mengalami titik di mana ia sadar bahwa momen bersama keluarga tidak abadi. Melalui Kesha, saya belajar bahwa menjadi anak sulung bukan hanya soal mengalah, tapi juga menjadi penjaga memori,” ujarnya.

Sementara itu, penulis skenario Alim Sudio menjelaskan bahwa film ini terinspirasi dari keresahan generasi muda, khususnya Gen Z. “Masa kuliah adalah fase yang sangat sibuk dan penuh ambisi. Namun sering kali, hubungan keluarga justru terabaikan. Film ini mencoba menjadi cermin bahwa pada akhirnya keluarga adalah hal yang paling abadi,” kata Alim.

Sutradara Kuntz Agus juga menambahkan bahwa film ini ingin mengajak penonton merenungkan arti kenangan. “Kami ingin menunjukkan bahwa ketika memori mulai pudar, justru di situlah kekuatan keluarga diuji. Bagaimana mereka bersatu untuk menjaga kenangan tetap hidup,” ujarnya.

Melalui kisah yang hangat sekaligus mengharukan, film ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak melupakan keluarga di tengah ambisi meraih masa depan. Sebab, seperti pesan utama film ini, ada banyak hal yang boleh hilang dalam hidup, tetapi jangan sampai kita hilang dari hati dan ingatan orang yang kita cintai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....