Melly Lee Hidupkan Kembali "Tajamnya Karang" dalam Proyek Tribute To Mansyur S
- 06 Apr 2026 12:06 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Proyek "A Tribute To Mansyur S" terus bergulir manis di industri musik dangdut tanah air. Setelah sebelumnya Selfi Yamma sukses memikat hati pendengar lewat lagu "Cincin Kepalsuan", kini giliran pedangdut muda berbakat, Melly Lee, yang mengambil tongkat estafet untuk menghidupkan kembali karya legendaris sang maestro.
Melly Lee memilih lagu bertajuk "Tajamnya Karang" sebagai persembahannya dalam proyek penghormatan ini. Melalui lagu tersebut, juara Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2020 ini mencoba membawa nafas baru ke dalam komposisi klasik yang sudah sangat melekat di telinga pecinta musik dangdut lintas generasi.
Lagu "Tajamnya Karang" sendiri dikenal memiliki tingkat kesulitan emosi yang cukup tinggi. Liriknya yang puitis namun menyayat hati mengisahkan tentang luka mendalam akibat pengkhianatan cinta, sebuah tema yang dianggap tetap relevan meski dibawakan di era modern seperti saat ini.
Dalam versi terbarunya, Melly menghadirkan interpretasi yang berbeda melalui karakter vokalnya yang khas. Ia tidak sekadar bernyanyi, namun memberikan penghayatan kuat yang membuat setiap bait lirik terasa lebih hidup dan mampu menyentuh sisi sentimentil para pendengar masa kini.
Melly mengakui bahwa membawakan karya milik legenda sebesar Mansyur S memberikan beban tersendiri. Ia merasa perlu menjaga marwah lagu asli namun tetap memberikan sentuhan personal agar lagu tersebut tidak terdengar sekadar seperti meniru versi orisinalnya.
“Lagu ini punya emosi yang dalam banget. Buat aku, tantangannya adalah bagaimana menyampaikan rasa sakit dari liriknya dengan versiku sendiri, tapi tetap menghormati karya aslinya,” ungkap Melly Lee saat menceritakan proses kreatif di balik single terbarunya.
Dedikasi Melly dalam menggarap lagu ini pun tidak main-main. Selama proses rekaman berlangsung, ia menunjukkan sikap perfeksionis demi mendapatkan hasil yang diinginkan. Baginya, setiap nada dan rasa harus tersampaikan dengan presisi agar pesan dalam lagu tidak hilang.
Penyanyi asal Cianjur ini mengaku sempat melakukan proses pengambilan suara berkali-kali karena merasa belum puas dengan performanya. Ia ingin memastikan bahwa versi "Tajamnya Karang" miliknya bisa menjadi standar baru dalam karir bermusiknya sekaligus penghormatan yang layak bagi Mansyur S.
“Makanya ketika proses rekaman, aku tuh maunya lagu ini dinyanyikan sesempurna mungkin. Alhasil aku harus take ulang terus, karena aku selalu merasa ada yang kurang. Tapi alhamdulillah semua jerih payahnya terbayarkan. Aku puas sama hasilnya,” tambah Melly dengan nada penuh syukur.
Kini, single "Tajamnya Karang" versi Melly Lee sudah dapat dinikmati oleh khalayak luas. Kehadiran lagu ini diharapkan tidak hanya menjadi pelipur lara bagi para penggemar fanatik Mansyur S, tetapi juga mampu memperkenalkan keindahan musik dangdut klasik kepada generasi Z dan milenial di seluruh Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....