Konser BTS di Meksiko Terancam Gagal
- 24 Feb 2026 10:49 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Konser yang dijadwalkan pada bulan Mei, Kedutaan Besar Korea Selatan di Meksiko mengumumkan langkah-langkah untuk keselamatan pribadi sebagai tanggapan terhadap insiden pembalasan dan operasi keamanan menyusul pembunuhan Nemesio Oseguna Cervantes ( El Mencho), kepala Kartel Junta Jalisco (CJNG), selama operasi militer Meksiko pada tanggal 22 (waktu setempat).
Dilansir dari Naver.com, Selasa 24 Februari 2026, Kedutaan Besar Korea Selatan di Meksiko meminta, “Karena insiden kekerasan seperti blockade jalan, pembakaran kendaraan, dan baku tembak telah di laporkan di negara bagian Michoacan, Guerrero dan Nuevo Leon, serta Reynosa, Tamaulipas dan kota-kota lain, kami meminta agar warga Korea yang tinggal di daerah-daerah tersebut untuk menahan diri tidak keluar dan mematuhi instruksi pemerintah Negara bagian dan otoritas keamanan.”
El Mencho, yang dikenal Sebagai “gembong narkoba generasi baru”, tewas dalam operasi militer Meksiko. Terdapat kekhawatiran bahwa kartel tersebut dapat melakukan serangan balasan setelah pemimpin CJNG dicopot. Kekhawatiran meningkat atas meluasnya ketidakamanan di seluruh Meksiko, dengan insiden pembakaran kendaraan dan blockade jadi yang terus berlanjut.
Krisis keamanan yang sedang berlangsung di meksiko menimbulkan kekhawatiran tentang keselamatan konser BTS yang akan datang di Mexico City (Stadion GNP Seguros), yang dijadwalkan pada bulan Mei dengan kapasitas 50.000 penonton.
Situasi di Meksiko juga memicu kekhawatiran tentang keamanan baik di dalam negeri maupun Internasional. Kekhawatiran diungkapkan di media social, dengan beberapa orang bertanya, “bukankah melanjutkan konser diluar ruangan pada malam hari yang akan menarik puluhan ribu orang adalah tindakan bunuh diri?”.
Meskipun masih ada waktu hingga Mei, dengan pembalasan kartel yang menyebar di seluruh Meksiko, penilaian ulang yang cermat terhadap stabilitas oleh HYBE dan otoritas diplomatic tidak dapat dihindari tergantung situasinya.
Memang, telah terjadi banyak kasus di Meksiko dimana konser berskala besar oleh artis terkenal dibatalkan pada menit terakhir karena ancaman kartel atau baku tembak. Ada juga kemungkinan bahwa kartel nasional seperti CJNG dapat menargetkan stadion luar ruangan yang ramai atau warga asing sebagai sasaran empuk untuk pembalasan terharap pemerintah.
Konser-konser di Meksiko sangat populer, sampai-sampai Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum secara resmi meminta konser tambahan oleh BTS di Meksiko. Meskipun hanya sekitar 150.000 tiket yang tersedia untuk tiga konser BTS, dilaporkan bahwa lebih dari satu juta orang berbondong-bondong untuk mendapatkannya. Tiket terjual habis dalam waktu 37 menit setelah penjualan dimulai.
Presiden Sheinbaum bahkan mempromosikan ini sebagai pencapaian politik dengan memposting video tanggapan Presiden Lee Jae-myung pada tanggal 20, hanya dua hari sebelum kematian El Mencho, yang menyatakan, “Kami secara positif mempertimbangkan konser BTS tambahan.”
Hal ini menuai kritik dari warga setempat dan penggemar domestic, yang mengatakan bahwa presiden berusaha menggunakan bintang K-pop untuk mendapatkan dukungan politik di tengah krisis keamanan nasional yang mendekati tingkat perang saudara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....