Nanda Prima Rilis Memori Satu Atap

  • 23 Feb 2026 11:18 WIB
  •  Medan

RRI.co.id, Medan – Solois muda kembali menyapa pendengar lewat single terbarunya berjudul “Memori Satu Atap”. Lagu ini menjadi karya paling personal dalam perjalanan kariernya. Informasi tersebut disampaikan dalam siaran pers yang diterima RRI, Senin (23/02/2026).

Dikenal dengan ciri khas ‘mic merah’ serta karakter vokal yang kuat dan penuh penghayatan, Nanda Prima telah mengukuhkan namanya lewat berbagai lagu emosional dengan capaian ratusan ribu stream di platform digital. Dalam keterangan tertulisnya, Nanda menyebut lagu ini sebagai fase baru dalam eksplorasi musikalnya.

“Jika sebelumnya saya banyak bercerita tentang hubungan dan luka antar dua insan, kali ini saya menyelami rindu yang paling sunyi. Rindu yang sakral tentang kehilangan orang tua,” tulis Nanda dalam siaran pers tersebut.

Melalui interpretasi vokal yang intim dan emosional, “Memori Satu Atap” menghadirkan kisah seorang anak yang memohon pada almarhum ayahnya, berharap bisa merayu Tuhan agar diberi kesempatan bertemu meski hanya sekali dalam mimpi. Ada pula penyesalan sederhana karena lupa menanyakan makna di balik nama indah yang diberikan sang ayah.

Lagu ini diciptakan oleh , yang untuk pertama kalinya menulis tentang kehilangan orang tua. Ia mengaku proses kreatif lagu tersebut bukan hal yang mudah secara emosional.

“Saya sendiri nyaris tidak sanggup menuliskannya. Saya juga takut kehilangan, tapi di satu sisi saya juga sedang bersiap-siap untuk kehilangan. Lagu ini sangat sakral karena bercerita tentang kehilangan orang tua,” ungkap Roby saat menjelaskan makna mendalam di balik “Memori Satu Atap”.

Dirilis bertepatan dengan momentum Ramadan 2026, lagu ini terasa semakin relevan. Dalam siaran pers disebutkan, “Memori Satu Atap” dipersembahkan bagi siapa pun yang harus melewati Ramadan dan Lebaran tanpa kehadiran orang tua seperti tahun-tahun sebelumnya, sebagai pengingat bahwa cinta mereka tetap hidup dalam kenangan.

Single terbaru Nanda Prima, “Memori Satu Atap”, resmi dirilis dan dapat dinikmati melalui kanal YouTube sejak 21 Februari 2026. Bagi para perantau, anak-anak yang mulai memahami arti rumah, maupun siapa pun yang pernah kehilangan, lagu ini diharapkan menjadi pelukan tak terlihat yang menguatkan. “Cinta orang tua tidak pernah benar-benar pergi. Ia hidup, di dalam memori satu atap,” tutup Nanda Prima.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....