Earleane Citroen Tan Buat Bangga Orang Medan
- 08 Feb 2026 19:06 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Kota Medan kembali membuktikan reputasinya sebagai salah satu daerah di Indonesia yang konsisten melahirkan penyanyi-penyanyi berbakat. Terbaru, nama Earleane Citroen Tan, penyanyi cilik berusia 8 tahun, mencuri perhatian setelah berhasil meraih gelar juara dalam kompetisi bernyanyi internasional di Hong Kong.
Earleane tampil sebagai The Champion dalam ajang ASAF Final International Round yang digelar di Hong Kong pada awal Januari 2026. Dalam kompetisi tersebut, ia bersaing dengan peserta dari berbagai negara dan berhasil memikat juri melalui kualitas vokal, penguasaan teknik, serta kepercayaan diri di atas panggung.
Prestasi ini menambah daftar panjang talenta musik asal Medan yang sukses menembus panggung internasional. Sejak lama, kota ini dikenal sebagai “lumbung” penyanyi Indonesia, dengan karakter vokal kuat dan musikalitas yang menonjol.
Menurut pengakuan pelatih vokal Earleane, Julio Peginusa, meski baru berusia delapan tahun namun Earleane punya bakat yang luar biasa. Dengan beberapa kali arahan Earleane sudah mampu mengikuti apa yang pelatih inginkan. "Earlene sudah terlihat bakatnya sejak usia tiga tahun, dan saya baru mulai melatih vokalnya sejak dua tahun terakhir ini. tidak susah mengarahkan Earleane karena dia memang anak yang cukup tinggi bakat seninya. saya cuma arahkan dua tiga kali dia sudah bisa mengikuti,"ujar Julio kepada rri.co.id, Minggu (08/02/2026)pagi.
Keberhasilan Earleane di Hong Kong juga membuka peluang lanjutan di tingkat global. Ia dijadwalkan tampil dalam Winner Showcase ASAF di London serta mengikuti masterclass di Royal Academy of Music London pada pertengahan 2026. selain itu Earleane juga dijadwalkan untuk tampil dalam sebuah event di dalam negeri yang akan berlangsung di Batam sekitar bulan Juni 2026.
Di usia yang masih sangat muda, Earleane telah menunjukkan potensi besar sebagai penyanyi masa depan. Dukungan keluarga, latihan yang konsisten, menjadi faktor penting dalam perjalanannya meraih prestasi. menurut pengakuan mama Earleane, Herawati, tidak ada darah seni sebenarnya dalam keluarga Earleane, namun mereka sudah mengenalkan musik kepada Earleane sejak dlam kandungan.
"sejak dalam kandungan saya selalu kasi dengar musik mozart gitu, mungkin itu berpengaruh juga kepada Ealeane saat ini. kalau darah seni ya gak ada, saya cuma ibu rumah tangga, papanya pengusaha,"tutur Herawati.
Meskipun tidak memiliki latar belakang seni dalam keluarga mereka namun orang tua Earleane tetap mendukungnya dan tidak memaksakan akan menjadi apa Earlane dikemudian hari. Mereka sangat bangga dengan apa yang sudah dicapai Earleane saat ini.
Capaian Earleane tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga masyarakat Medan dan Indonesia secara umum. Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa regenerasi penyanyi berbakat dari Kota Medan terus berjalan dan siap bersaing di kancah internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....