Gala Premiere 'AIU EO' Meriah di Medan
- 05 Feb 2026 18:20 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan- Rumah produksi TCK Entertainment resmi menggelar Gala Premiere film perdana mereka “AIU EO Macam Betool Aja” di Delipark Mall Medan pada Kamis (5/2/2026).
Acara yang berlangsung meriah di Lagoon Atrium ini dihadiri para pemain, kru film, serta ratusan penggemar yang memadati area mall.
Film bergenre komedi, romansa drama ini dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 12 Februari 2026.
Deretan bintang lokal turut memeriahkan film tersebut, antara lain Michelle Ziudith, Lolox, Andri Mashadi, Judika, Ciax, Gemi, Karyn, Nella Regar, hingga Rina Sidadubur.
Dalam wawancara doorstop bersama RRI, Produser Teezar Sjamsuddin menyampaikan bahwa tantangan terbesar dalam proses produksi film ini adalah menggabungkan unsur komedi dan drama agar tetap kuat secara visual dan emosional.
“Ini film komedi romantik bercampur drama. Tantangannya bagaimana kami sebagai tim, terutama editor dan kameramen, bisa memaksimalkan shot sehingga penonton mendapatkan efek komedi yang tepat mulai dari set up, rule of three, sampai punchline,” ujar Teezar.
Ia menjelaskan bahwa ritme komedi memiliki dinamika yang unik, berbeda dengan adegan drama yang cenderung stabil.
“Bagaimana menjaga energi pemain saat dialog supaya chemistry terasa pas, itu juga bukan hal mudah,” tambahnya.
Teezar juga menegaskan bahwa kekuatan film ini ada pada identitas lokalnya. Mulai dari ide cerita, penulis, hingga para pemeran hampir seluruhnya berasal dari Medan.
“Kami ingin film ini benar-benar relate dengan keseharian orang Medan. Kadang ada film berlatar Medan, tapi dialognya kurang pas. Karena itu kami memilih cast yang benar-benar memahami karakter dan dialeknya,” jelasnya.
Film ini menggelar gala premiere dua kali yakni pertama di Jakarta pada 28 Januari, lalu di Medan sebagai kota asal para kreator.
Teezar mengungkapkan bahwa proses pascaproduksi film ini memakan waktu cukup lama. Tim melakukan tiga kali FGD (Focus Group Discussion) dengan versi durasi berbeda panjang, pendek, dan versi perpanjangan.
“Kami ingin menemukan durasi paling ideal. Setiap versi kami FGD kan untuk dapat masukan langsung dari penonton uji,” katanya.
Selain itu, sejak awal mereka mempersiapkan kekuatan media sosial untuk membangun audiens. Podcast dan konten digital menjadi bagian strategi promosi sejak sebelum film memasuki tahap produksi.
Sebagai film pertama TCK Entertainment, Teezar berharap karya ini dapat menjadi langkah awal untuk menghadirkan lebih banyak film berkualitas dari kreator lokal.
“This is our first film. Kami berharap film ini bisa menjadi inspirasi bagi talenta-talenta lokal untuk terus berkarya dan berani membawa cerita daerah ke layar yang lebih luas,” ungkapnya.
Gala Premiere di Medan juga dimeriahkan penampilan Season Six Band serta para pemenang kompetisi cover OST film tersebut. Puncak acara ditutup dengan sesi red carpet dan nonton bareng di Studio XXI Delipark.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....