Tari Zapin, Warisan Melayu Bernuansa Islami
- 01 Nov 2025 15:46 WIB
- Medan
KBRN, Medan : Tari Zapin berasal dari kata Arab, yang berarti gerakan kaki cepat mengikuti rentak pukulan. Tarian ini diperkirakan datang dari Yaman, dan kemudian berkembang di wilayah Melayu, seiring dengan masuknya ajaran Islam.
Zapin, menjadi salah satu tarian tradisional penting di Nusantara, terutama di pesisir Sumatera, Semenanjung Malaysia, Sarawak, Kepulauan Riau, pesisir Kalimantan, dan Brunei Darussalam. Sebelum tahun 1960, Zapin hanya dibawakan oleh penari laki-laki. Kini, penari perempuan maupun campuran sudah umum membawakannya.
Selain sebagai hiburan, Zapin juga berfungsi sebagai media dakwah. Syair-syair dalam lagu Zapin berisi pesan moral dan ajaran Islam, disampaikan lewat gerak yang lembut dan musik yang khas.
Alat musik pengiringnya terdiri dari gambus , alat musik petik bernuansa Timur Tengah, serta tiga buah marwas, gendang kecil, yang menjaga irama cepat tarian.
Meski memiliki banyak variasi gerak di berbagai daerah, Zapin tetap mempertahankan dasar langkah dan nilai-nilai Islaminya. Sampai saat ini, tarian tersebut, terus menjadi simbol perpaduan indah, antara budaya Arab dan Melayu
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....