Anak Pertama Adalah Sosok Tulang Punggung Keluarga?

  • 27 Mei 2025 05:32 WIB
  •  Medan

KBRN, Medan: Dalam kehidupan, anak nomor pertama sering sekali di nilai sebagai sosok tulang punggung keluarga. Tapi, apakah orang orang setuju kalau anak pertama itu sebagai sosok tulang punggung keluarga? Pertanyaan inilah yang menjadi topik hangat dalam acara Cerita Penutup Malam yang disiarkan langsung di PRO 2 RRI Medan lewat FM 92.4, Minggu (25/5/2025) pukul 21.00–23.00 WIB.

Acara yang dipandu oleh Hafizd dengan penuh kehangatan dan sentuhan emosi ini mengajak pendengar untuk berbagi pandangan mereka tentang setuju atau tidak, kalau anak nomor pertama itu sering sekali di nilai sebagai sosok tulang punggung keluarga. Lewat telepon dan media sosial, beberapa pendengar ikut berpartisipasi, dan jawabannya pun beragam.

Menurut host acara, dilema anak pertama sebagai sosok tulang punggung keluarga itu memang benar adanya, apa lagi ketika orang tuanya sudah tidak lagi bekerja.

" kalau aku sih setuju ya kalau anak pertama itu selalu di harapkan untuk jadi tulang punggung keluarga entah itu perempuan atau laki laki, tapi tetap aja anak pertama yang di jadikan tulang punggung keluarga, alasanya karena anak pertama itu harus jadi contoh yang baik untuk adik adiknya, bahkan ketika orang tua kita udah gak ada pastilah kakak pertama yang harus menjadi tulang punggung keluarga dan menjadi contoh yang baik untuk adik adiknya.," ungkap Mega, salah satu pendengar yang menyampaikan pesan nya ke Whatsapp Pro2.

Sementara itu, ada juga yang berpendapat sebaliknya. "Aku kurang setuju sih, mungkin lebih tepatnya di sebut role model ya bang dari pada tulang punggung keluarga, karena semua keluarga itu harus berperan dan bertanggung jawab, baik itu antara orang tua dan anak dan tidak boleh ada yang di beda bedakan. Anak pertama juga kan ga minta di lahirkan jadi yang pertama, jadi tidak ada sebuah keharusan anak pertama yang menjadi tulang punggung keluarga, tapi kalau di sebut role model aku setuju sih," kata Tiur, yang mengirimkan pesannya lewat Whatsapp Pro2.

Acara ditutup dengan pesan mendalam dari host:

"Sebagai anak pertama, intinya kita harus menjadi contoh yang baik buat adik adik kita, agar adik adik kita juga bisa mencontoh sosok kakak atau abang yang baik yang berhasil mendidiknya." Ungkap Hafizd.

Cerita Penutup Malam memang selalu berhasil menghadirkan tema-tema relevan yang menyentuh hati anak muda, dengan balutan musik, cerita, dan curahan perasaan dari para pendengarnya.(Red Hafizd Satria)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....