Pemprov Sumut Dorong UMKM Tembus Pasar Global Lewat Digital Marketing

  • 22 Agt 2026 18:03 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan – Pemerintah Provinsi Sumatra Utara mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperkuat kualitas produk hingga pemanfaatan teknologi digital, agar mampu memperluas pasar, termasuk menembus pasar global. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatra Utara, Yuliani Siregar, dalam kegiatan Digipreneurs Summit di Medan, Juma 21 Agustus 2026.

Yuliani Siregar mengatakan UMKM Sumatra Utara memiliki potensi besar di berbagai sektor, mulai dari kuliner, fashion, kerajinan, pertanian olahan hingga ekonomi kreatif. Namun, untuk mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional, pelaku UMKM perlu memperkuat sejumlah aspek.

“UMKM perlu memperkuat kualitas produk, legalitas, sertifikasi, konsistensi produksi, literasi digital, serta kemampuan membangun jejaring usaha,” ujar Yuliani.

Ia menyebut Pemprov Sumut terus mendorong pengembangan UMKM melalui berbagai program. Salah satunya fasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku usaha. Pada Agustus 2026, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatra Utara menargetkan fasilitasi 1.000 sertifikat halal gratis bagi UMKM yang belum memiliki sertifikasi produk halal.

Selain itu, pemerintah juga berencana membangun pusat penjualan produk lokal di kawasan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU). Pusat tersebut diharapkan dapat menjadi ruang promosi dan pemasaran bagi produk-produk unggulan Sumatra Utara.

Yuliani menambahkan, saat ini terdapat sekitar 1,4 juta pelaku UMKM di Sumatra Utara. Pemerintah juga telah melakukan kurasi terhadap 500 UMKM yang diharapkan dapat memperoleh pendampingan dan akses pasar melalui pengembangan pemasaran digital.

“Kami harapkan hasil daripada yang kami kurasi dan hasil inkubasi kami nanti bisa kita fasilitasi untuk digital marketing. Jangan hanya cuma naik kelas, kalau bisa dia bisa masuk ke pasar global,” katanya.

Menurut Yuliani, kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi penting untuk membuka akses pasar yang lebih luas bagi UMKM. Pemprov Sumut pun berkomitmen bekerja sama dengan berbagai lembaga dan mitra untuk membantu produk lokal menembus pasar internasional.

Ia berharap kegiatan Digipreneurs Summit tidak berhenti pada diskusi dan kegiatan seremonial. Tetapi dapat dilanjutkan dengan pendampingan, pertemuan bisnis, serta kerja sama konkret.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi jembatan yang menghubungkan potensi lokal Sumatra Utara dengan peluang nasional dan global,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....