Rumah Difabel Sharaswaty Tampil Perdana di ICX 2026
- 03 Agt 2026 10:06 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan – Rumah Difabel Sharaswaty untuk pertama kalinya berpartisipasi dalam Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026 yang digelar di Tiara Convention Center, Medan, pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026. Keikutsertaan tersebut menjadi momentum bagi para penyandang disabilitas untuk memperkenalkan kemampuan sebagai barista, sekaligus membangun kepercayaan diri di ajang industri kopi berskala besar.
PIC Rumah Difabel Sharaswaty di ICX 2026, Alfi, mengatakan keikutsertaan dalam pameran ini memberikan pengalaman baru bagi seluruh tim. Meski sempat merasa gugup karena baru pertama kali mengikuti event besar, para peserta mampu beradaptasi dan tampil meracik kopi di hadapan pengunjung.
"Ini pengalaman pertama saya menghadiri event besar, sehingga ini akan jadi pengalaman baru, wawasan baru bagi saya untuk event-event besar selanjutnya," ujarnya saat diwawancara RRI pada Minggu, 2 Agustus 2026.
Alfi menambahkan, para penyandang disabilitas juga mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan melalui sesi penampilan langsung membuat kopi andalan mereka. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi bekal penting agar para peserta semakin siap mengikuti berbagai kegiatan serupa di masa mendatang.

Sementara itu, salah seorang barista Rumah Difabel Sharaswaty, Amin, mengaku keikutsertaannya di ICX 2026 menjadi pengalaman yang berkesan. Selain bertemu banyak pecinta kopi, ia semakin tertarik mempelajari teknik brewing setelah menyaksikan penampilan para barista profesional selama pameran berlangsung.
"Hal menarik yang saya alami, saya jadi lebih tertarik ke brewing. Melihat barista-barista yang tampil membuat saya ingin bisa seperti mereka," katanya.
Amin juga berkesempatan mengikuti sesi bar takeover bersama sembilan penyandang disabilitas lainnya. Kesempatan tersebut, menurutnya, menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan kemampuan sekaligus membuktikan bahwa penyandang disabilitas mampu berkontribusi di industri kopi.
Indonesia Coffee Expo 2026 menghadirkan 54 peserta yang terdiri atas pelaku UMKM, petani kopi, roastery, coffee shop, penyedia mesin dan peralatan kopi, hingga industri pendukung lainnya. Mengusung tema "Brewing Business, Shaping Lifestyle, and Coffee Excellence", pameran ini tidak hanya menjadi ruang kolaborasi industri kopi, tetapi juga membuka kesempatan bagi komunitas difabel untuk menunjukkan potensi dan keterampilan mereka kepada masyarakat luas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....