Dorong UMKM Naik Kelas, Penasihat DWP Sumut Ajak Perempuan Melek Digital
- 20 Mei 2026 12:09 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan – Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Titiek Sugiharti, menekankan pentingnya literasi digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal ini guna memperluas pangsa pasar dan meningkatkan omzet usaha.
“Kita ingin membuktikan, dari rumah, dengan menggunakan smartphone, bisa melahirkan bisnis berskala besar. Saya yakin ini sudah dimulai, saya tahu ibu-ibu ini kreatif,” ujar Titiek, pada Workshop Digital Marketing bertema “Membangun UMKM bersama DWP Provinsi Sumatera Utara: Usaha Kecil, Hasil Besar” di Kantor PKK Sumut, Jalan T Cik Ditiro, Medan, Selasa 19 Mei 2026.
Workshop tersebut juga diselenggarakan secara daring dan diikuti seluruh DWP kabupaten/kota di Sumut. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan daya saing produk UMKM.
Menurut Titiek, saat ini pasar tidak lagi dibatasi oleh dinding toko. Melalui digital marketing, berbagai produk kerajinan, kuliner, hingga fashion dapat diakses pembeli dari Sabang sampai Merauke.
“Oleh karena itu, saya tekankan kepada DWP untuk belajar teknologi agar lebih mudah beradaptasi dan tidak gaptek. Jangan malu dan takut untuk belajar,” ucapnya.
Titiek juga mengajak peserta memanfaatkan kehadiran narasumber secara maksimal. Mulai dari mempelajari strategi berjualan di marketplace, hingga menjaga kualitas dan konsistensi produk sebagai kunci keberhasilan usaha.
Selain itu, peserta juga didorong membangun jejaring dan saling mendukung dalam pengembangan produk. Ia mengajak para peserta menjadikan momentum tersebut sebagai batu loncatan.
“Perempuan bukan hanya penonton dalam pembangunan ekonomi, tetapi juga penggerak utama. Melalui kreativitas dan digitalisasi, mari kita bawa kesejahteraan bagi keluarga kita masing-masing,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua DWP Provinsi Sumut Evi Novida Ginting mengatakan, di era digital saat ini strategi penjualan telah berubah total. Jarak dan modal fisik bukan lagi hambatan utama dalam mengembangkan usaha. Menurutnya, melalui digital marketing, usaha yang dikelola dari dapur rumah tangga sekalipun memiliki peluang menjangkau pasar nasional hingga internasional.
“Dari ide kreatif, ketekunan, dan pemanfaatan teknologi yang tepat, kita ingin mendobrak anggapan bahwa usaha kecil akan terus berskala kecil. Dengan strategi yang benar, usaha kecil dapat menghasilkan omzet besar bagi keluarga,” ujarnya.
Workshop tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Paul Agustinus Simamora, Fungsional Pengembang Kewirausahaan Ahli Muda Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumut. Narasumber kedua adalah pelaku usaha, Koad Chamdi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....