Penjualan Kurma Optimis Meningkat jelang Ramadan

  • 15 Feb 2026 15:44 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Menjelang bulan suci Ramadan, permintaan kurma di Kota Medan mulai menunjukkan peningkatan. Salah satu pelaku UMKM reseller kurma, Didi Prawira, mengaku momentum Ramadan menjadi waktu yang paling dinantikan dalam usahanya.

Didi yang telah memulai usaha kurma sejak tahun 2017–2018 mengatakan, ide berjualan muncul karena melihat tingginya antusias masyarakat mencari kurma menjelang puasa. “Melihat antusias umat, apalagi mau menyambut bulan puasa banyak yang mencari kurma. Jadi saya cari supplier yang dikenal supaya bisa dapat harga yang lebih miring,” ujarnya saat diwawancarai Pro 4 RRI Medan pada minggu siang 15 Februari 2026 melalui sambungan telepon.

Selain kurma, Didi juga menjual produk herbal seperti habbatussauda dan frozen food. Namun, kurma tetap menjadi produk utama, terutama saat Ramadan. Ia menyediakan berbagai jenis kurma seperti sukari, golden (kurma Mesir), hingga kurma muda. “Kalau jenisnya banyak. Ada sukari yang sudah familiar, ada golden, sampai kurma muda yang memang harus disimpan dalam freezer,” jelasnya.

Dalam menjaga kualitas produk, Didi menyesuaikan penyimpanan berdasarkan jenis kurma. Untuk kurma kering dapat disimpan di suhu ruang, sedangkan kurma basah dan kurma muda harus disimpan di dalam freezer agar tetap segar dan tahan lama.

Pemasaran dilakukan secara online melalui marketplace, Facebook, serta grup jual beli WhatsApp. Ia juga melayani pemesanan langsung melalui telepon. Menurutnya, tantangan terbesar dalam usaha ini adalah ketersediaan stok dari distributor. “Kadang sudah kita tawarkan ke konsumen, tapi pas cek ke distributor ternyata sudah habis. Solusinya kita tawarkan jenis lain,” ungkapnya.

Meski begitu, usaha ini diakui cukup membantu perekonomian keluarga. “Alhamdulillah tercukupi,” katanya singkat.

Menjelang Ramadan, Didi optimistis penjualan akan meningkat seperti tahun-tahun sebelumnya. Ia juga berpesan kepada masyarakat yang ingin memulai usaha agar terlebih dahulu mempelajari pasar. “Pelajari dulu pasarnya, harga di sekitar, lokasi juga penting. Dan yang paling penting istikamah,” pesannya.

Dengan semangat konsisten dan strategi pemasaran digital, pelaku UMKM seperti Didi berharap usahanya semakin dikenal luas dan mampu menjangkau lebih banyak pelanggan di Medan dan sekitarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....