Saleh Daulay Minta KUR untuk UMKM Madina Ditambah

  • 04 Des 2025 23:03 WIB
  •  Medan

KBRN, Medan: Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Daulay, meminta alokasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk Usaha Mikro Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Mandailing Natal ditambah. Apalagi, mulai tahun depan pemerintah mempermudah akses pembiayaan KUR bagi UMKM.

"Kita minta KUR di Kabupaten Mandiling Natal ini ditingkatkan. Kalau selama ini ada anggaran KUR, tapi untuk minjamnya susah, kadang-kadang gak dapat. Datang kita ke bank, belum diajukan proposal, sudah disuruh pulang dulu. Betul kan? Akhirnya yang dapat KUR, orangnya itu saja," kata Saleh Daulay kepada pengusaha UMKM, di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal (Madina), di Kabupaten Madina, Kamis (4/12/2025).

Ia meminta Menteri UMKM Maman Abdurrahman yang hadir pada kesempatan tersebut, untuk memprioritaskan pengusaha UMKM di Kabupaten Madina. Sehingga masyarakat Madina dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.

"Kita minta penerima KUR di Kabupaten Mandiling Natal harus tambah banyak, jumlahnya harus lebih besar, jangan dibatasi. Supaya masyarakat ini bisa mendapatkan akses yang sama kepada modal, supaya kehidupan mereka bisa semakin sehat," ucapnya.

Menanggapi permintaan tersebut, Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan tahun ini ditargetkan empat juta UMKM di Indonesia mengakses KUR. Ia menyebut mulai tahun depan, akses mendapatkan KUR dipermudah. KUR dengan plafon dengan Rp100 juta tidak lagi memakai agunan sebagai persyaratan.

Ia pun berjanji akan menambah alokasi KUR untuk Kabupaten Madina pada tahun depan. Apalagi plafon KUR 2026 meningkat sebesar Rp40 triliun.

"Tahun depan kita dapat plafon tambahan Rp40 T. Saya harapkan bisa masuk ke Madina," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....