Dukung Wastra Tabagsel, Kahiyang Kunjungi Rumah Tenun Nadira

  • 20 Agt 2025 12:45 WIB
  •  Medan

KBRN, Medan: Ketua Dewan Kerajin an Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatra Utara (Sumut) Kahiyang Ayu, mengunjungi ‘Rumah Tenun Nadira’ di Jalan Imam Bonjol, Kota Padangsidimpuan. Kunjungan ini merupakan komitmen Dekranasda Sumut, dalam mendukung pelestarian budaya dan penguatan UMKM, khususnya sektor wastra (kain tradisional) di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).

Kahiyang Ayu berdialog langsung dengan pemilik Rumah Tenun Nadira, Rizki Yuhdiana Siregar, untuk mengetahui lebih jauh proses produksi, serta ragam produk yang dihasilkan. Ia juga membeli sejumlah kain wastra khas Tabagsel sebagai bentuk dukungan nyata terhadap produk lokal.

“Kunjungan ini adalah salah satu langkah Dekranasda Sumut untuk menaikkan kelas para pengrajin wastra agar lebih dikenal luas, bukan hanya di daerah, tetapi juga secara nasional. Salah satunya dengan cara kita ikut mengenakan dan mempromosikannya," kata Kahiyang Ayu, dalam kunjungan tersebut, Selasa (19/8/2025).

Rizki Yuhdiana Siregar mengatakan, Rumah Tenun Nadira telah menjadi sentra tenun tradisional sejak berdiri pada 9 Februari 2010. Usaha ini lahir dari kecintaan terhadap kain tradisional dan semangat untuk melestarikan warisan budaya leluhur, khususnya Ulos Batak Angkola.

“Kami menyediakan berbagai produk seperti ‘ready to wear’ (pakaian siap pakai), baik pria dan wanita berbahan tenun, ulos Batak, selendang, sarung, dan paroppa sadun,” katanya.

Ia menjelaskan proses produksi dilakukan oleh 23 pengrajin lokal di sekitar Kota Padangsidimpuan. Rumah Tenun Nadira juga menyediakan bahan baku seperti benang poliester, katun, dan semi sutra yang dikirim ke pengrajin sesuai dengan pesanan dan motif kekinian.

“Kami kirimkan bahan baku ke para pengrajin, dan mereka mengerjakannya dari rumah masing-masing,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....