Kolaborasi PPJI dan Komunitas TDA Perkuat Digitalisasi UMKM

  • 16 Jun 2025 10:06 WIB
  •  Medan

KBRN, Medan: Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Penyelenggara Jasa Boga Indonesia (DPD PPJI) Sumatera Utara mendorong transformasi digital bagi pelaku usaha kuliner. Salah satu strategi yang dilakukan adalah membangun kolaborasi dengan komunitas pengusaha lintas sektor, termasuk dengan Tangan Di Atas (TDA), komunitas wirausaha yang aktif dalam pengembangan bisnis digital.

Dalam dialog Temu Ramah Komunitas (TERAS) RRI Medan bertajuk "Dari Dapur Sumut untuk Nusantara" pada Kamis (12/5/2025), Ketua DPD PPJI Sumut, Ady Permata, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas komunitas menjadi kunci bagi UMKM kuliner untuk memperkuat kemampuan pemasaran dan menjangkau pasar yang lebih luas.

“Di komunitas TDA itu anggotanya para pengusaha dari berbagai bidang, dan mereka jago dalam pemasaran digital. Sementara PPJI fokus pada pelaku usaha kuliner. Kalau kita merasa penjualan menurun, kita bisa belajar strategi pemasaran dari teman-teman TDA,” jelas Ady dalam acara yang disiarkan melalui FM 94.3 MHz dan kanal YouTube RRINET_Medan.

Ady menegaskan, kerja sama seperti ini merupakan bentuk adaptasi atas tantangan yang dihadapi UMKM kuliner di era digital. Produk yang baik saja tidak cukup jika tidak mampu dipasarkan secara efektif. Oleh karena itu, sinergi antar komunitas diyakini mampu mempercepat proses digitalisasi usaha dan meningkatkan daya saing UMKM.

Selain menjalin kolaborasi eksternal, PPJI juga mengembangkan program internal seperti pelatihan, pendampingan, dan edukasi seputar legalitas usaha, penggunaan teknologi, serta pengelolaan rantai pasok yang efisien. Salah satu target utama PPJI saat ini adalah memperluas pemahaman tentang pentingnya sertifikasi halal dan memfasilitasi anggotanya dalam proses pengurusannya.

Sekretaris Umum DPD PPJI Sumut, Ade Zahra, menambahkan bahwa PPJI juga menjadi tempat bertukar pengalaman dan strategi antarpengusaha, termasuk dalam mengelola risiko usaha, menghadapi fluktuasi harga bahan baku, hingga menjaga kualitas produk dalam distribusi.

“PPJI itu tempat curhatnya para pebisnis kuliner. Jadi ketika menghadapi masalah, mereka bisa langsung bertanya ke grup, dan biasanya langsung ada solusi dari sesama anggota,” ungkapnya.

Dengan semangat kolaborasi dan adaptasi digital, PPJI Sumut berharap semakin banyak pelaku usaha kuliner di daerah yang tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan dalam ekosistem ekonomi kreatif yang dinamis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....