Harga Minyak Mentah Naik ke Level $90 Per Barel, IHSG Rawan Koreksi
- 20 Jul 2026 12:25 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Pengamat Ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin menilai memburuknya eskalasi geopolitik di kawasan timur tengah menyebabkan kenaikan pada harga minyak mentah dunia. pada pembukaan perdagangan, Senin, 20 Juli 2026 harga minyak mentah diperdagangkan di kisaran $90 per barel untuk jenis Brent.
“Harga minyak mentah dunia naik sekitar 5.8% dibandingkan dengan posisi akhir pekan sebelumnya dikisaran $85 per barel,” kata Gunawan.
Menurut gunawan kenaikan minyak mentah berpeluang memberi tekanan pada pasar keuangan di tanah air. Ia menyebut pad asesi perdagangan awal pekan ini IHSG dibuka menguat di level 6.197.
Pasar saham asia pagi ini bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Gunawan menyebut pasar keuangan saat ini diabayangi laju inflasi dan kemungkinan moneter ketat.
Sementara, mata uang rupiah ditransaksikan melemah ke level 17.980 US Dolar. Gunawan menilai pelemahan rupaiah terlihat anomali jika dibandingkan dnegan kinerja USD Index yang cenderung sideways pada perdagangan pagi ini di level 100.77.
“Pelemahan rupiah akan membuka peluan tekanan pada IHSG. Rupiah selama sesi perdagangan hari ini berpeluang ditransaksikan dalam rentag 17.930 hingga 18.030,” kata Gunawan.
Gunawan menjelaskan Minimnya agenda ekonomi di tanah air pada hari ini membuat IHSG dan rupiah akan dipengaruhi sentimen eksternal. IHSG berpeluang bergerdak dalam rentang 6.100 hinga 6.200.
Data ekonomi eksternal pada perdagangan pagi ini adalah keputusan Bank Sentral China (PBoC), yang masih mempertahankan bunga pinjaman di level 3%.
Disisi lain, harga emas dunia menguat di kisaran $4.006 per ons Troy, atau sekitar 2,3 juta per gram.
“Emas masih berkonsolidasi di level psikologis $4.000 untuk sementara waktu,” ucap Gunawan
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....