IHSG Terpuruk 3,54 Persen, Rupiah Ikut Melemah

  • 22 Mei 2026 14:41 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Pengamat ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin menilai kebijakan pemerintah yang akan menerapkan sistem satu pintu untuk ekspor produk sumber daya alam di tanah air menyebabkan tekanan pada IHSG pada perdagangan Kamis, 21 Mei 2026.

“IHSG kembali terpuruk dan ditutup melemah 3,54 persen di level 6.094,941,” ucap Gunawan.

Gunawan menyebut sebanyak 663 saham mengalami koreksi, 88 emiten menguat, dan 69 emiten ditutup stabil pada perdagangan hari ini.

“Sejumlah saham yang terpuruk di antaranya AALI, SGRO, BUMI, BRPT, ANTM, BRMS, DEWA, BREN, MEDC, dan ENRG,” katanya.

Sementara itu, tren bursa saham di Asia cenderung mengalami kenaikan.

“Koreksi yang terjadi pada bursa saham Tanah Air menunjukkan IHSG cenderung bergerak anomali dibandingkan bursa saham lainnya,” ujarnya.

Selain itu, Gunawan mengatakan rupiah ditutup melemah di level Rp17.640 per dolar AS, setelah sempat mengalami tekanan hingga Rp17.680 per dolar AS.

Menurutnya, ke depan Bank Indonesia tetap berpeluang mengeluarkan kebijakan moneter yang bernada hawkish.

“Jika sebelumnya kebijakan moneter direspons positif oleh pelaku pasar, dari sisi fiskal pemerintah harus berhati-hati dengan kebijakan yang adaptif terhadap situasi perekonomian global terkini,” kata Gunawan.

Sementara itu, harga emas dunia ditransaksikan melemah di kisaran 4.530 dolar AS per ons troy, atau setara Rp2,59 juta per gram.

“Harga emas masih relatif kuat seraya menanti sentimen lanjutan dari perkembangan negosiasi damai Iran-AS,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....