IHSG Kembali Dilanda Aksi Jual, Rupiah Parkir di Zona Merah

  • 09 Mei 2026 14:22 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Pengamat Ekonomi Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, menyebut pasar keuangan domestik kembali mengalami tekanan akibat meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah. Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat membuat sentimen pasar kembali berubah negatif.

“Tidak butuh waktu lama setelah sehari sebelumnya pelaku pasar dibanjiri kabar mengenai rencana damai antara Iran dan Amerika Serikat. Justru pada hari ini kabar tersebut seakan terbantahkan dengan realita dimana kedua negara saling serang di Selat Hormuz,” ujar Gunawan, Jumat, 8 Mei 2026.

Ia mengatakan nilai tukar rupiah pada perdagangan Jumat ditutup melemah di level Rp17.360 per dolar AS setelah sempat terpuruk hingga Rp17.390 per dolar AS. Pelemahan ini terjadi meskipun USD Index justru bergerak melemah di kisaran 97,9.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 2,86 persen ke level 6.969,396. Tercatat 575 saham melemah, 133 saham menguat, dan 108 saham bergerak stabil.

Sejumlah emiten yang mengalami penurunan di antaranya BMRI, BBCA, BBRI, BUMI, TINS, AMMN, BRMS, INCO hingga ANTM. Saham sektor pertambangan menjadi sektor yang mengalami koreksi paling dalam pada perdagangan hari ini.

“Pasar secara keseluruhan masih terus dihantui dinamika tensi geopolitik yang tidak menentu. Kondisi ini menciptakan volatilitas yang cukup liar di pasar keuangan,” ucapnya.

Harga emas dunia pada perdagangan hari ini terpantau stabil di kisaran 4.713 dolar AS per ons troy atau sekitar Rp2,64 juta per gram. Stabilnya harga emas mencerminkan pelaku pasar yang masih bersikap hati-hati menghadapi perkembangan situasi global.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....