IHSG Terpuruk, Rupiah Melemah
- 30 Apr 2026 23:19 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Pengamat ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin, menyebut Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terpuruk cukup dalam pada perdagangan Kamis, 30 April 2026 meskipun sempat dibuka menguat di level 7.103. Pelemahan IHSG terjadi seiring tekanan yang juga dialami nilai tukar rupiah di pasar keuangan.
“IHSG kembali tertekan cukup dalam dan pada penutupan perdagangan hari ini ditutup turun 2,03 persen di level 6.959,804, meskipun sempat dibuka menguat,” ujarnya.
Menurut Gunawan, sepanjang perdagangan terdapat 576 saham yang mengalami koreksi, sementara 133 saham naik dan 105 emiten lainnya ditutup stabil. Sejumlah saham yang turut menekan IHSG di antaranya BBCA, BBRI, BMRI, ANTM hingga ASII.
Di sisi lain, nilai tukar rupiah juga ditutup melemah di level 17.305 per dolar Amerika Serikat. Rupiah bahkan sempat menyentuh level 17.385 per dolar AS selama sesi perdagangan berlangsung. Tekanan terhadap rupiah terjadi setelah Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve System, memutuskan menahan suku bunga acuannya.
“Bank Indonesia diyakini akan terus melakukan intervensi untuk menahan pelemahan rupiah yang nyaris menyentuh level 17.400 per dolar AS. Meskipun sejauh ini tekanan eksternal masih cukup kuat,” katanya.
Ia menambahkan, sentimen pelemahan rupiah juga dipicu oleh meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah yang membuat harga minyak mentah dunia bertahan di atas 100 dolar per barel. Pada perdagangan hari ini harga minyak mentah berada dalam rentang 106 hingga 110 dolar per barel.
Sementara itu, harga emas dunia pada perdagangan sore ini berbalik naik ke kisaran 4.635 dolar AS per ons troy atau sekitar Rp2,59 juta per gram.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....