OJK Dorong Literasi Keuangan Syariah di Pesantren
- 29 Apr 2026 19:15 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah melalui penguatan ekosistem pesantren. Kegiatan ini digelar melalui Forum Edukasi dan Temu Bisnis Keuangan Syariah serta SAKINAH, berlangsung di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Selasa, 14 April 2026.
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono mengatakan pesantren memiliki peran penting dalam penggerak ekonomi masyarakat. Ia menilai pesantren juga menjadi ekosistem strategis dalam mendukung program prioritas pemerintah.
“Program pemerintah saat ini tidak hanya berbicara mengenai kebutuhan hari ini tetapi juga untuk generasi ke depan,” ujar Dicky.
Ia menegaskan penguatan ekosistem pesantren menjadi langkah penting dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat.
Dicky menjelaskan program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi tetapi juga membuka peluang ekonomi baru. Rantai pasok dari sektor pertanian hingga perkebunan dapat melibatkan masyarakat sekitar pesantren.
OJK juga mendorong literasi keuangan syariah melalui SAKINAH yang diikuti ratusan santri dengan edukasi pengelolaan keuangan dan kewaspadaan kejahatan finansial. Selain itu FEBIS menghadirkan business matching antara pelaku usaha dan lembaga jasa keuangan syariah.
Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sanjaya menyebut program MBG menyasar kelompok rentan termasuk santri. Sementara Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf menegaskan pentingnya peningkatan kualitas manusia melalui pesantren.
Melalui kegiatan ini OJK menegaskan komitmen memperkuat ekosistem pesantren melalui kolaborasi lintas lembaga. Sinergi ini diharapkan memperkuat literasi keuangan syariah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....