THR ASN Dorong Ekonomi Daerah, Namun Hanya Sementara

  • 31 Mar 2026 17:33 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Pengamat ekonomi Sumatera Utara (Sumut) Prawidya Hariani RS, menilai tunjangan hari raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Namun, dampak tersebut dinilai hanya bersifat sementara, dan tidak berlangsung dalam jangka panjang.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) ini menambahkan, THR mendorong peningkatan konsumsi masyarakat saat momentum Lebaran. Aktivitas belanja kebutuhan hingga pulang kampung turut menggerakkan sektor perdagangan dan UMKM.

“Yang namanya THR itu berhubungan sama Lebaran. Jadi ada kemungkinan masyarakat pulang kampung, belanja, dan itu memang meningkatkan ekonomi daerah,” ujarnya kepada RRI, Senin 30 Maret 2026.

Prawidya mengatakan peningkatan konsumsi tersebut tidak berlangsung lama, karena THR merupakan pendapatan tambahan yang bersifat sementara. Setelah Lebaran, perputaran ekonomi biasanya kembali normal bahkan cenderung menurun.

“Setelah Lebaran, biasanya konsumsi kembali normal, bahkan bisa menurun. Karena uangnya sudah habis digunakan saat momen tersebut,” katanya.

Lebih lanjut, Prawidya menjelaskan jumlah ASN yang menerima THR tidak terlalu besar dibandingkan total populasi masyarakat. Hal ini membuat dampaknya terhadap perekonomian daerah secara keseluruhan relatif terbatas.

Prawidya juga mengingatkan masyarakat untuk bijak dalam memanfaatkan THR yang diterima. Ia menyarankan agar dana tersebut tidak hanya digunakan untuk konsumsi, tetapi juga dialokasikan untuk kebutuhan jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....