Bursa Saham Asia Mencatatkan Kinerja Negatif Selama Libur Panjang

  • 23 Mar 2026 15:46 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan- Bursa saham di Asia mencatatkan kinerja negatif selama libur panjang Nyepi dan Idulfitri 2026.

Pengamat ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin mengatakan kondisi tersebut dipicu oleh eskalasi konflik Iran dengan AS dan Israel yang kian memburuk.

"Jika merunut pada kinerja bursa saham di Asia awal pekan yang berada di zona merah, maka IHSG berpeluang melemah seandainya dibuka hari ini,” ujar Gunawan, Senin, 23 Maret 2026.

Ia menambahkan, potensi pelemahan masih terbuka pada perdagangan selanjutnya. Menurut Gunawan, IHSG tidak bergerak sendiri di tengah tekanan eksternal yang terjadi.

"Tetap berpeluang alami pelemahan jika dibuka pada perdagangan hari Rabu mendatang. IHSG tidak sendirian, kinerja mata uang Rupiah juga berpeluang mengalami pelemahan seiring dengan tekanan eksternal yang cukup besar," kata Gunawan.

Gunawan menyebut sejumlah sentimen negatif berasal dari faktor global. Ia menambahkan kondisi tersebut diperparah oleh harga energi.

“Realisasi laju tekanan inflasi AS yang alami kenaikan, imbal hasil US Treasury 10 tahun yang terpantau menguat ke level 4,4 persen, kinerja USD Index yang menguat dan bahkan sempat di atas level 100. Harga minyak mentah dunia yang bertahan di level tertingginya selama perang Iran–AS dan Israel," ucap Gunawan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....